Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Otorita Perkuat Visi “Kota Hutan Berkelanjutan” Lewat Penanaman Pohon di IKN Nusantara

 

Ilustrasi AI

IKN — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus mengintensifkan program penghijauan di kawasan IKN Nusantara melalui aksi penanaman pohon secara berkala. Hal ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi menjadikan ibu kota baru Indonesia sebagai kota hutan berkelanjutan, bukan sekadar simbol kehijauan, melainkan transformasi sistemik dalam pembangunan kota masa depan.

Program penanaman ini tidak hanya melibatkan jajaran internal OIKN, tetapi juga elemen masyarakat, lembaga mitra, dan para tamu yang melakukan kunjungan atau aktivitas di IKN. Bahkan sejumlah aksi dilakukan dalam bentuk kolaborasi bersama komunitas, pengunjung umum, hingga sektor swasta yang berkontribusi terhadap penghijauan area ibu kota baru ini.


Penanaman Pohon sebagai Simbol Komitmen Lingkungan

Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air OIKN, Onesimus Patiung, menegaskan bahwa penanaman pohon yang berjalan secara berkala mempertegas komitmen IKN sebagai kota hutan yang berkelanjutan, di mana ruang hijau menjadi bagian fundamentals dari perencanaan dan kehidupan masyarakat di ibu kota baru ini.

Menurut Onesimus, aksi ini juga dimaknai sebagai ajang edukasi lingkungan bagi masyarakat yang tinggal di atau mengunjungi IKN. Lewat kegiatan ini, masyarakat diajak memahami tata cara penanaman pohon yang baik—dari pemilihan jenis tanaman, cara tanam yang benar, hingga upaya perawatan jangka panjang.

Salah satu momen penting dari program ini mencatat angka 850 pohon telah ditanam di kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, sebagai bagian dari kegiatan bersama yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan insan OIKN.


Transformasi IKN sebagai Kota Hutan: Lebih dari Sekadar ‘Kota Hijau’

Visi menjadikan IKN sebagai kota hutan bukanlah sekadar jargon. Konsep ini berarti tata ruang kota yang seimbang antara fungsi pemukiman, fasilitas publik, kawasan pemerintahan, dan ruang hijau alami yang luas. Keberlanjutan lingkungan menjadi satu dari empat pilar utama pembangunan IKN, sejajar dengan kesejahteraan sosial-ekonomi, inovasi digital, dan tata kelola pemerintahan modern.

Pendekatan ini lahir dari kesadaran bahwa kota masa depan harus mampu beradaptasi dengan tantangan perubahan iklim, urbanisasi, serta tekanan terhadap sumber daya alam. Oleh karena itu, penghijauan melalui penanaman pohon bukan hanya memberikan manfaat estetis, tetapi juga berperan dalam:

  • Meningkatkan kualitas udara melalui proses filtrasi alami,
  • Menyokong habitat flora dan fauna, serta
  • Menstabilkan suhu lingkungan mikro di kawasan perkotaan yang semakin berkembang.

Dengan demikian, visi kota hutan ini berimplikasi pada tata ruang yang memprioritaskan ruang terbuka hijau secara proporsional, bukan hanya semata ruang pembangunan fisik kota. Konsep ini juga sejalan dengan upaya global menuju pembangunan berkelanjutan serta tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).


Kerja Sama Multi Pihak dalam Penghijauan IKN

Otorita IKN tidak berjalan sendiri. Berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat, lembaga masyarakat, komunitas lingkungan, hingga korporasi ikut berperan dalam memperkuat ekosistem hijau di IKN.

Sejak awal tahun 2026 saja, tercatat adanya kegiatan penanaman bersama masyarakat dan pengunjung di Ruang Terbuka Hijau Plaza Yudikatif, kawasan KIPP IKN, di mana lebih dari 100 pohon dari 13 jenis tanaman, baik buah-buahan maupun kayu-kayuan, berhasil ditanam.

Lebih jauh lagi, peran serta sektor swasta pun terlihat nyata. Contohnya, Indosat Ooredoo Hutchison melakukan kegiatan penanaman pohon asli Kalimantan di Kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN, yang diikuti oleh puluhan peserta dari jajaran pimpinan hingga karyawan perusahaan. Ini menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap lingkungan kini dipandang sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap komunitas dan kawasan ibu kota baru.

Program ini bukan sekadar menanam secara seremonial, melainkan mengusung pendekatan ekologis dalam pemulihan dan pengayaan keanekaragaman hayati di kawasan IKN—termasuk pengelolaan area yang sebelumnya menjadi hutan tanaman industri agar kembali mendukung fungsi ekosistem alami.


Membangun Kebiasaan Hijau di Kalangan Masyarakat IKN

Upaya penanaman pohon juga dimaknai sebagai pendidikan lingkungan hidup yang menyasar semua kelompok umur. Dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan ini, OIKN berharap terbentuk suatu kultur peduli lingkungan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui partisipasi ini, masyarakat belajar tentang pentingnya pemilihan tanaman yang sesuai dengan iklim dan kondisi tanah setempat, cara merawat tanaman hingga tumbuh dewasa, serta pengertian bahwa pohon bukan hanya estetika, melainkan bagian dari sistem yang menopang kehidupan.

Aktivitas seperti ini juga kerap dikaitkan dengan kegiatan kebersamaan yang mempererat hubungan antara warga dan alam di lingkungan IKN—membentuk ruang publik yang tidak hanya hijau secara visual tetapi hijau secara nilai budaya.


Tantangan dan Harapan Ke Depan

Meski berbagai aksi penanaman telah dilakukan, tantangan terhadap pelestarian lingkungan tetap muncul. Kawasan IKN sebelumnya sebagian besar merupakan area hutan tropis dan lahan bekas penggunaan lain. Transformasi menjadi kota yang terus berkembang memerlukan keseimbangan yang cermat antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan.

Aktivitas ilegal seperti pertambangan dan pembukaan lahan tanpa izin memang menjadi ancaman nyata terhadap upaya rehabilitasi hutan di beberapa wilayah Kalimantan Timur. Ini menunjukkan bahwa penghijauan melalui penanaman pohon harus dirangkaikan dengan aksi pengawasan, penegakan hukum, dan kerja sama lintas instansi serta masyarakat.

Namun, komitmen OIKN menunjukkan bahwa langkah strategis telah ditetapkan untuk menghadapi tantangan tersebut—baik lewat penanaman pohon berkelanjutan, kolaborasi multi pihak, maupun edukasi publik yang terus digalakkan. Semua ini memperkuat keyakinan bahwa cita-cita menjadikan IKN sebagai kota hutan tidak hanya wacana, tetapi progres nyata yang terus bergerak maju.

 

Also Read
Latest News
  • Otorita Perkuat Visi “Kota Hutan Berkelanjutan” Lewat Penanaman Pohon di IKN Nusantara
  • Otorita Perkuat Visi “Kota Hutan Berkelanjutan” Lewat Penanaman Pohon di IKN Nusantara
  • Otorita Perkuat Visi “Kota Hutan Berkelanjutan” Lewat Penanaman Pohon di IKN Nusantara
  • Otorita Perkuat Visi “Kota Hutan Berkelanjutan” Lewat Penanaman Pohon di IKN Nusantara
  • Otorita Perkuat Visi “Kota Hutan Berkelanjutan” Lewat Penanaman Pohon di IKN Nusantara
  • Otorita Perkuat Visi “Kota Hutan Berkelanjutan” Lewat Penanaman Pohon di IKN Nusantara
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad