Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Otorita IKN Bersama Kopassus Kumpulkan 3,5 Ton Sampah di Sepanjang Jalan Utama Ibu Kota Nusantara

 

Ilustrasi AI

IKN — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Komando Pasukan Khusus berhasil mengumpulkan sekitar 3,5 ton sampah di sepanjang jalan utama Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara dalam sebuah aksi bersih sampah besar-besaran pada pertengahan Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian nyata dari upaya menjaga kebersihan, mengendalikan pencemaran lingkungan, dan membangun kesadaran publik akan pentingnya menjaga kawasan ibu kota baru dari ancaman polusi serta sampah plastik.

Aksi pembersihan dimulai dari titik kilometer 38 hingga gerbang perbatasan antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, dua wilayah yang menjadi bagian lokasi strategis pembangunan IKN di Provinsi Kalimantan Timur. Langkah kolaboratif ini dipimpin langsung oleh Otorita IKN bersama pasukan Kopassus yang turut melibatkan sejumlah instansi mitra dan aparat pemerintahan setempat — menyatukan kekuatan lintas sektor demi mewujudkan kawasan ibu kota baru yang bersih, sehat, dan lestari.


Aksi Besar Dalam Rangka Hari Peduli Sampah Nasional

Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita IKN, Lazuardi Nasution, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, sekaligus pelaksanaan program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang telah digagas pemerintah sebagai upaya berkelanjutan untuk mengubah perilaku masyarakat terhadap sampah.

“Aksi bersih sampah ini tidak hanya sebuah kegiatan simbolis, namun juga bentuk komitmen nyata kita dalam merawat lingkungan IKN agar tetap lestari dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Lazuardi dalam keterangannya kepada media, Jumat lalu.

Hari Peduli Sampah Nasional setiap tahunnya dimanfaatkan berbagai pihak — mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga komunitas masyarakat — sebagai momentum untuk menginisiasi aksi cinta lingkungan di berbagai wilayah Indonesia. Di kawasan IKN, langkah tersebut dipertegas melalui kolaborasi antarinstansi yang menunjukkan sinergi kuat dalam menghadapi masalah sampah secara komprehensif.


Kolaborasi Lintas Instansi Untuk Lingkungan Berkelanjutan

Pembersihan jalan utama di IKN tidak hanya melibatkan Otorita IKN dan Kopassus, tetapi juga diikuti oleh Balai Perhutanan Sosial Kutai Kartanegara, aparat kewilayahan dari Kecamatan Samboja Barat, serta perwakilan masyarakat dari Kelurahan Sungai Merdeka. Kerja sama ini menunjukkan betapa pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mengelola lingkungan hidup secara kolektif dan berkelanjutan.

Selain itu, keterlibatan militer melalui Kopassus dinilai memberi kontribusi strategis dalam menguatkan disiplin dan ketertiban di lapangan selama aksi berlangsung. Kapten Lefitar, perwakilan Grup-4 Kopassus, menyatakan dukungan penuh pasukannya terhadap program pemerintah, khususnya bagi kegiatan yang berkaitan langsung dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat. Menurutnya, dukungan militer tak hanya sebatas aksi fisik, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab sosial dalam menjaga kawasan IKN agar tetap bersih dan asri.


Bagaimana Sampah Ini Terkumpul? Rinciannya…

Selama aksi IKN Bersih Sampah, tim gabungan berhasil mengumpulkan total sekitar 3,5 ton sampah yang tersebar di sepanjang jalan utama kawasan ibu kota baru. Jumlah ini menjadi gambaran nyata seberapa besar tantangan pengelolaan sampah yang dihadapi di ruang publik, sekaligus mencerminkan betapa pentingnya pengelolaan sampah terpadu untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Aksi ini juga bukan langkah tunggal — sebelumnya Otorita IKN telah melakukan kegiatan serupa di beberapa titik lain seperti lokasi wisata alam, termasuk Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, dan Batu Dinding, yang diikuti oleh ratusan relawan. Dari kegiatan tersebut, sekitar 885 kilogram sampah juga berhasil dikumpulkan di lokasi-lokasi wisata itu. Kegiatan-kegiatan seperti ini bertujuan menanamkan pola hidup bersih sejak dini kepada masyarakat yang beraktivitas di IKN.


Upaya Edukasi dan Pencegahan Sampah Berkelanjutan

Otorita IKN tidak hanya fokus pada aksi pembersihan semata, tetapi juga menekankan pentingnya edukasi dan pencegahan sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi pengelolaan sampah. Sebelumnya, OIKN mengadakan sosialisasi berupa edukasi tentang cara memilah sampah dengan program kreatif seperti “memilah sampah menabung emas”. Program tersebut bertujuan memberikan insentif positif kepada masyarakat untuk mulai berpikir dan bertindak secara sadar terhadap sampah yang dihasilkan di rumah ataupun di ruang publik.

Program edukasi semacam ini, selain meningkatkan kesadaran lingkungan, juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang lebih efektif di kawasan IKN — sebuah tantangan besar mengingat IKN sedang dilaksanakan dalam tahap pembangunan besar-besaran serta akan menjadi tempat tinggal dan pusat pemerintahan baru Indonesia.


Menjaga IKN Tidak Hanya Tugas Pemerintah

Pemerintah melalui Otorita IKN berharap bahwa aksi bersih ini akan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mulai terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ide besar pembangunan IKN sebagai ibu kota negara bukan hanya tentang infrastruktur megah, kantor pemerintahan, atau hunian ASN, tetapi juga bagaimana membentuk budaya hidup bersih, tatanan kota yang sehat, dan lingkungan yang lestari.

Kolaborasi lintas instansi dan masyarakat diharapkan tidak berhenti hanya pada kegiatan besar seperti peringatan HPSN, tetapi terus dilanjutkan sebagai bagian kebiasaan hidup sehari-hari. Ini dilakukan agar kawasan ibu kota baru benar-benar menjadi contoh bagi kota lain dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan, sekaligus menjadi proyek percontohan nasional dalam pembangunan berkelanjutan.

 

Also Read
Latest News
  • Otorita IKN Bersama Kopassus Kumpulkan 3,5 Ton Sampah di Sepanjang Jalan Utama Ibu Kota Nusantara
  • Otorita IKN Bersama Kopassus Kumpulkan 3,5 Ton Sampah di Sepanjang Jalan Utama Ibu Kota Nusantara
  • Otorita IKN Bersama Kopassus Kumpulkan 3,5 Ton Sampah di Sepanjang Jalan Utama Ibu Kota Nusantara
  • Otorita IKN Bersama Kopassus Kumpulkan 3,5 Ton Sampah di Sepanjang Jalan Utama Ibu Kota Nusantara
  • Otorita IKN Bersama Kopassus Kumpulkan 3,5 Ton Sampah di Sepanjang Jalan Utama Ibu Kota Nusantara
  • Otorita IKN Bersama Kopassus Kumpulkan 3,5 Ton Sampah di Sepanjang Jalan Utama Ibu Kota Nusantara
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad