Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Momentum Tahun Kuda Api: Gubernur Kalbar Ajak Warga Bangun Optimisme dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

 

Ilustrasi AI

Pontianak, Kalimantan Barat — Memasuki perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, yang dalam penanggalan Tionghoa dikenal sebagai Tahun Kuda Api, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengambil momentum ini tidak sekadar sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai dorongan kuat untuk bangkit dan memperkuat ekonomi masyarakat di seluruh penjuru Kalbar.

Dalam suasana perayaan yang penuh kebersamaan dan kehangatan, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menekankan perlunya semangat optimisme dan kerja keras yang menjadi simbol utama Tahun Kuda Api — kuda sebagai lambang ketangguhan dan kecepatan, serta api sebagai lambang keberanian dan semangat berkobar.


Imlek dan Semangat Tahun Kuda Api: Lebih dari Sekadar Perayaan

Perayaan Imlek di Pontianak dan Mempawah pada 18 Februari 2026 berlangsung meriah. Pada momen itu, Gubernur Ria Norsan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada umat Tionghoa dan masyarakat Kalbar secara umum. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai tahun baru ini sebagai momentum untuk membangun optimisme dalam menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan pembangunan daerah.

Menurut Gubernur, Tahun Kuda Api bukan hanya sekadar istilah dalam kalender Tionghoa, tetapi juga memiliki pesan filosofis yang kuat. “Tahun Kuda Api dikenal sebagai simbol ketangguhan, kekuatan, dan kerja keras. Mudah-mudahan membawa keberkahan. Semangat kita seperti kuda yang berlari kencang dan kuat,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan saat acara silaturahmi dengan masyarakat.

Semangat ini dianggap selaras dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas masyarakat, khususnya di sektor ekonomi rakyat. Ria Norsan berharap semangat kerja keras tersebut dapat mendorong warga Kalbar untuk terus berusaha, berkarya, dan mewujudkan kesejahteraan bersama.


Silaturahmi sebagai Wujud Harmoni dan Kesatuan Sosial

Dalam kunjungannya ke sejumlah rumah kerabat pada masa perayaan, Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antar komunitas. Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga lintas budaya.

Acara silaturahmi diwarnai pertunjukan barongsai yang melambangkan keberanian dan kesuburan serta memberi warna dalam perayaan Imlek. Gubernur Ria Norsan dalam kesempatan itu menyampaikan, keharmonisan antar etnis merupakan modal sosial pembangunan yang tidak kalah penting dibandingkan aspek ekonomi. “Kita harus terus menjaga keharmonisan ini. Dengan suasana yang kondusif dan semangat Kuda Api, saya yakin Kalimantan Barat akan semakin maju dan sejahtera,” kata dia.


Optimisme untuk Perekonomian Kalbar

Salah satu fokus utama dari pesan Gubernur adalah penguatan ekonomi masyarakat Kalbar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa semangat Tahun Kuda Api harus diterjemahkan ke dalam langkah nyata untuk memperkuat ekonomi dari hulu ke hilir. Ini sejalan dengan berbagai program dan strategi pembangunan yang tengah dijalankan oleh Pemprov Kalbar dalam beberapa tahun terakhir guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi regional.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian serius, antara lain pengembangan UMKM, peningkatan daya saing tenaga kerja, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. FAKTOR UMKM, misalnya, menjadi penopang utama aktivitas ekonomi lokal, sebagaimana upaya sinergi dengan perbankan untuk mempercepat pertumbuhan usaha kecil di Kubu Raya.

Selain itu, berbagai proyek strategis nasional (PSN) yang masuk di Kalbar turut menjadi katalisator baru bagi ekonomi daerah. Keberhasilan implementasi proyek-proyek ini tidak hanya akan membuka lapangan kerja, tetapi juga memperkuat infrastruktur dan konektivitas daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.


Menjaga Harmoni dan Keberagaman sebagai Modal Sosial

Kalbar dikenal sebagai provinsi yang kaya akan keberagaman budaya dan etnis. Gubernur Ria Norsan kembali menekankan pentingnya nilai toleransi dan keharmonisan antar komunitas sebagai fondasi kuat untuk pembangunan daerah. Peringatan Imlek menjadi salah satu momen yang tepat untuk menegaskan kembali nilai-nilai kebersamaan tersebut.

Dalam pesan yang sama, pemerintah daerah juga terus mendorong berbagai inisiatif yang memperkuat persatuan lintas budaya, termasuk program pendidikan dan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah. Pesan ini sejalan dengan target peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya memperbaiki indikator pembangunan seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalbar.


Pesan Moral Imlek: Optimisme, Kerja Keras, dan Kebersamaan

Perayaan Tahun Kuda Api tidak hanya menjadi simbol pergantian tahun dalam sistem penanggalan Tionghoa, tetapi juga menjadi cerminan nilai-nilai moral yang relevan bagi semua masyarakat Indonesia. Optimisme terhadap masa depan, semangat kerja keras, serta pentingnya menjaga keharmonisan sosial adalah pesan universal yang dapat diterapkan oleh seluruh warga Kalbar tanpa memandang latar belakang budaya maupun agama.

Dalam skala nasional, momentum Imlek seringkali menjadi ajang refleksi nasional tentang kebersamaan, semangat inovasi, dan semangat kerja keras dalam mewujudkan kemajuan bangsa. Hal ini ditegaskan oleh berbagai tokoh nasional yang menyampaikan harapan serupa bahwa tahun baru ini harus dimaknai untuk memperkuat solidaritas masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.


Tahun Kuda Api sebagai Titik Balik Optimisme Ekonomi Kalbar

Tahun Kuda Api 2577 Kongzili menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk memperkuat optimisme dan semangat dalam mempercepat pembangunan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui pesan Gubernur Ria Norsan yang menekankan kerja keras, ketangguhan, dan keharmonisan sosial, pemerintah daerah berharap nilai-nilai positif tersebut dapat menjadi landasan dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

Dengan sinergi antara nilai budaya, optimisme sosial, dan strategi pembangunan ekonomi yang kuat, Kalimantan Barat optimistis dapat mencapai pertumbuhan yang lebih inklusif, berkelanjutan, serta memperluas kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  • Momentum Tahun Kuda Api: Gubernur Kalbar Ajak Warga Bangun Optimisme dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
  • Momentum Tahun Kuda Api: Gubernur Kalbar Ajak Warga Bangun Optimisme dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
  • Momentum Tahun Kuda Api: Gubernur Kalbar Ajak Warga Bangun Optimisme dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
  • Momentum Tahun Kuda Api: Gubernur Kalbar Ajak Warga Bangun Optimisme dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
  • Momentum Tahun Kuda Api: Gubernur Kalbar Ajak Warga Bangun Optimisme dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
  • Momentum Tahun Kuda Api: Gubernur Kalbar Ajak Warga Bangun Optimisme dan Perkuat Ekonomi Masyarakat
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad