Paringin - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Balangan Saiful Arif menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah inovatif dalam penyebaran informasi kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi komunikasi terkini. Salah satu program yang mendapatkan apresiasi positif adalah inisiasi program siaran audio visual atau podcast yang digagas oleh instansi pemerintah daerah. Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam menyelaraskan kinerja birokrasi dan legislatif dengan perkembangan era digital yang kian dinamis di wilayah Kalimantan Selatan.
Saiful Arif menegaskan bahwa keberadaan media informasi berbasis digital seperti podcast bukan sekadar tren sesaat, melainkan kebutuhan mendesak bagi instansi publik. Menurutnya, pola komunikasi satu arah yang konvensional kini perlahan harus digantikan atau setidaknya didampingi oleh metode komunikasi dua arah yang lebih interaktif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui program ini, masyarakat Kabupaten Balangan diharapkan dapat memperoleh informasi yang valid, transparan, dan akurat mengenai berbagai kebijakan pembangunan daerah langsung dari sumbernya. Penyampaian informasi yang dikemas secara santai namun tetap berbobot dipercaya dapat menurunkan ketegangan sosiopolitik dan mempererat hubungan emosional antara pemimpin daerah dengan rakyatnya.
Kabupaten Balangan, melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian, terus berupaya meningkatkan infrastruktur komunikasi dan kualitas layanan informasi publik. Pihak legislatif melihat komitmen ini sebagai modal penting untuk membangun ekosistem digital yang sehat di daerah berjuluk Bumi Sanggam tersebut. Kehadiran program podcast yang dikemas secara menarik dan edukatif diyakini mampu menjembatani kesenjangan informasi yang selama ini sering terjadi antara pusat pemerintahan di Paringin dengan wilayah-wilayah kecamatan yang letaknya cukup jauh.
Menurut Saiful Arif, parlemen daerah selalu mendorong transparansi dan akuntabilitas kerja dari seluruh mitra kerja di pemerintahan kabupaten. Keberadaan ruang diskusi yang lebih santai namun berbobot dalam sebuah podcast memberikan kesempatan bagi para pejabat publik, anggota dewan, hingga tokoh masyarakat untuk menjelaskan program kerja secara mendalam. Hal ini dinilai efektif untuk meluruskan berbagai disinformasi atau berita bohong yang kerap kali tersebar di platform media sosial tanpa adanya konfirmasi dari pihak berwenang.
Sektor teknologi informasi di Kalimantan Selatan sendiri memang mengalami perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data indeks perkembangan teknologi informasi dan komunikasi lokal, penetrasi pengguna internet di wilayah pedesaan pun terus merangkak naik. Fenomena ini disadari betul oleh DPRD Balangan sebagai peluang untuk merangkul generasi muda yang mendominasi demografi pemilih dan pengguna media digital aktif. Dengan menyajikan konten informatif lewat format visual dan audio, pesan-pesan pembangunan akan lebih mudah diterima oleh kalangan milenial dan generasi z. Kelompok pemuda ini cenderung lebih menyukai platform yang fleksibel, di mana mereka bisa mendengarkan penjelasan sembari beraktivitas lain, sebuah keunggulan yang hanya dimiliki oleh format siaran audio visual seperti podcast.
Dukungan dari DPRD Kabupaten Balangan tidak hanya berhenti pada tataran apresiasi verbal saja. Saiful Arif menegaskan bahwa pihak legislatif siap mengawal dan memberikan dukungan dari sisi regulasi serta penganggaran sepanjang program tersebut memberikan dampak nyata yang positif bagi masyarakat luas. Anggota dewan dari fraksi Partai Demokrat tersebut juga menyarankan agar konten yang disajikan dalam podcast nantinya lebih bervariasi, tidak hanya fokus pada sosialisasi regulasi yang kaku, melainkan juga mengangkat potensi lokal seperti pariwisata, kebudayaan, serta kisah inspiratif dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Balangan.
Sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam memanfaatkan teknologi komunikasi dinilai sebagai kunci utama keberhasilan transformasi digital di daerah. Dengan adanya kesamaan visi untuk memajukan sistem informasi daerah, Balangan diharapkan mampu sejajar dengan kabupaten dan kota lain di Kalimantan Selatan yang telah lebih dulu mengadopsi konsep tata kelola pemerintahan berbasis elektronik secara matang. Saiful Arif menambahkan bahwa keterbukaan informasi publik adalah hak konstitusional warga negara yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah dengan cara yang paling efektif dan efisien.
Selain membahas kesiapan konten, politisi Balangan ini juga menyoroti pentingnya pemerataan jaringan internet di seluruh pelosok desa. Pihaknya meminta agar dinas terkait terus berkoordinasi dengan penyedia jasa telekomunikasi untuk mengatasi wilayah-wilayah yang masih mengalami kendala sinyal atau blank spot. Upaya memproduksi konten kreatif seperti podcast tentu akan menjadi lebih optimal apabila dibarengi dengan ketersediaan infrastruktur digital yang memadai di seluruh wilayah administratif Kabupaten Balangan, sehingga tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam mengakses informasi.
Pada akhirnya, implementasi teknologi komunikasi dan informasi di lingkup pemerintahan daerah diharapkan mampu melahirkan budaya baru dalam pelayanan publik yang lebih responsif dan inklusif. Kehadiran program podcast yang didukung penuh oleh DPRD Balangan ini diharapkan menjadi role model bagi pengelolaan media komunikasi instansi lainnya di Kalimantan Selatan. Saiful Arif optimistis bahwa dengan kerja keras, komitmen bersama, dan adaptasi teknologi yang tepat guna, Kabupaten Balangan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta semakin dekat dengan rakyatnya.






