Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

PNM Perkuat Peran Perempuan Pesisir di Kalimantan Timur untuk Mengokohkan Ketahanan Ekonomi Keluarga

 

Ilustrasi AI

Kalimantan Timur — Di tengah dinamika ekonomi masyarakat pesisir yang sarat potensi namun dibatasi tantangan infrastruktur dan akses layanan keuangan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program unggulannya Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) menunjukkan peran strategis dalam memberdayakan perempuan pesisir untuk menguatkan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Program pendampingan ini hadir tidak sekadar menyediakan modal pembiayaan, namun lebih jauh memperkuat kapasitas ekonomi perempuan dalam mengelola usaha mikro serta menghadapi tantangan sosial-ekonomi di wilayah pesisir Kalimantan Timur (Kaltim). Pendekatan itu secara nyata berkontribusi terhadap penguatan ketahanan ekonomi keluarga yang sering kali menjadi tulang punggung pembangunan lokal.


Perempuan Pesisir Sebagai Agen Ekonomi Keluarga

Wilayah pesisir Kaltim dikenal memiliki karakter geografis yang unik. Banyak desa hanya dapat diakses melalui jalur laut dan masih menghadapi keterbatasan layanan listrik serta konektivitas transportasi. Hal ini secara tidak langsung membatasi akses masyarakat terhadap peluang ekonomi formal dan layanan keuangan konvensional.

Namun di balik keterbatasan tersebut, masyarakat pesisir memiliki potensi ekonomi besar berbasis hasil laut. Perempuan memainkan peran penting dalam memanfaatkan potensi itu untuk menciptakan nilai tambah keluarga. Salah satu tokoh yang menjadi contoh nyata adalah Ibu Jum’ah, nasabah PNM Mekaar Cabang Balikpapan, yang bersama suaminya mengembangkan usaha pengolahan ikan asin dari hasil tangkapan laut. Usaha rumahan ini bukan hanya menjadi sumber pendapatan keluarga, tetapi kini juga dipasarkan hingga ke luar pulau.

“Kami ingin usaha yang dijalankan para nasabah dapat tumbuh secara bertahap dan berkelanjutan, sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah masing-masing,” kata Dodot Patria Ary, Sekretaris Perusahaan PNM, saat meninjau pendampingan di lapangan.


Pendampingan yang Menyeluruh dan Efektif

Berbeda dari pembiayaan biasa, PNM Mekaar memberikan kombinasi modal finansial dan pendampingan usaha yang kuat. Pendampingan ini mencakup:

  • Bimbingan pengelolaan keuangan usaha,
  • Peningkatan kapasitas manajemen usaha,
  • Pelatihan kewirausahaan,
  • Serta penguatan kemampuan pemasaran dan produksi.

Pendekatan tersebut sangat krusial karena tidak hanya membantu perempuan memperoleh modal usaha, tetapi juga memberikan alat dan wawasan praktis agar usaha yang dijalankan tetap kompetitif, efisien, dan mampu tumbuh dalam konteks ekonomi lokal yang dinamis.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), hampir 15,39% desa di Indonesia adalah desa pesisir, mayoritas aktivitas ekonominya berkaitan dengan perikanan dan pengolahan hasil laut skala mikro. Kondisi ini menjadi alasan kuat bagi PNM untuk fokus pada pemberdayaan perempuan di daerah pesisir.


Peran Signifikan bagi Ketahanan Ekonomi Keluarga

Pendekatan pemberdayaan yang dilakukan PNM sangat sesuai dengan konsep ketahanan ekonomi keluarga. Dengan memberikan pendidikan finansial dan pendampingan pelaku usaha mikro, perempuan tidak lagi sekadar pelaku informal ekonomi, tetapi berpotensi menjadi penggerak penguatan ekonomi keluarga yang handal.

Dalam konteks nasional, upaya PNM juga mencerminkan peran penting pemberdayaan perempuan sebagai kunci pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah pusat dan Kementerian Koperasi serta UKM Indonesia menyatakan bahwa pemberdayaan perempuan, terutama di sektor ekonomi mikro, adalah langkah strategis dalam memperkuat perekonomian nasional secara menyeluruh.


Dampak Nyata Program Mekaar di Tingkat Nasional

Bukan hanya di Kaltim, program PNM Mekaar telah menunjukkan dampak besar secara nasional. Berdasarkan data terbaru, lebih dari 22,7 juta perempuan prasejahtera di lebih dari 6.000 kecamatan di seluruh Indonesia telah dilayani program Mekaar. Program ini terbukti membantu peningkatan kemampuan usaha, literasi keuangan, hingga digital yang berdampak pada kemandirian ekonomi perempuan dan keluarganya.

Angka kemiskinan nasional pun menunjukkan tren penurunan. Pada Maret 2025, tingkat kemiskinan di Indonesia tercatat 8,47 persen, turun signifikan dibanding periode sebelumnya. Pemberdayaan ekonomi melalui usaha mikro seperti inilah yang turut mendorong penurunan tersebut.


Kolaborasi Pemangku Kepentingan Demi Perluasan Dampak

Keberhasilan pemberdayaan perempuan pesisir bukan hanya hasil kerja PNM semata, tetapi juga buah sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, lembaga pemberdayaan perempuan, serta komunitas lokal. Di berbagai wilayah, termasuk Maluku Utara hingga Kalimantan Timur, kolaborasi ini terus diperluas untuk menjangkau basis ekonomi yang lebih luas.

Pendekatan kolaboratif ini juga mencakup kerja sama lintas sektor untuk memastikan perempuan pelaku usaha mikro mendapatkan akses tidak hanya modal, tetapi juga informasi, teknologi, dan pasar yang lebih luas.

Meski banyak kemajuan yang telah dicapai, tantangan pemberdayaan perempuan di daerah pesisir masih nyata. Akses infrastruktur yang terbatas, perubahan iklim yang berdampak pada produktivitas hasil laut, serta keterbatasan akses pasar modern menjadi isu yang perlu diatasi secara sistematis.

Namun demikian, pendampingan yang dilakukan PNM membuka harapan besar bahwa perempuan pesisir bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga agen perubahan dalam pembangunan ekonomi keluarga dan komunitasnya.

Pendekatan pemberdayaan perempuan secara menyeluruh — baik dari sisi finansial, pendidikan, dan kapasitas usaha — menunjukkan bahwa solusi ekonomi harus bersifat holistik dan adaptif terhadap konteks lokal. Dengan dukungan pelatihan, modal, serta sinergi lintas sektor, perempuan pesisir memiliki potensi menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh di masa depan.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  • PNM Perkuat Peran Perempuan Pesisir di Kalimantan Timur untuk Mengokohkan Ketahanan Ekonomi Keluarga
  • PNM Perkuat Peran Perempuan Pesisir di Kalimantan Timur untuk Mengokohkan Ketahanan Ekonomi Keluarga
  • PNM Perkuat Peran Perempuan Pesisir di Kalimantan Timur untuk Mengokohkan Ketahanan Ekonomi Keluarga
  • PNM Perkuat Peran Perempuan Pesisir di Kalimantan Timur untuk Mengokohkan Ketahanan Ekonomi Keluarga
  • PNM Perkuat Peran Perempuan Pesisir di Kalimantan Timur untuk Mengokohkan Ketahanan Ekonomi Keluarga
  • PNM Perkuat Peran Perempuan Pesisir di Kalimantan Timur untuk Mengokohkan Ketahanan Ekonomi Keluarga
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad