Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Perusahaan Keluarga Pemilik Roti’O Bangun Hotel di IKN, Perkuat Infrastruktur Akomodasi Ibu Kota Baru

 

Ilustrasi AI

IKN — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menarik minat pelaku usaha nasional dari berbagai sektor, termasuk industri perhotelan. Salah satu langkah konkret terbaru datang dari perusahaan keluarga pemilik merek Roti’O, yang melalui jaringan bisnisnya memulai pembangunan hotel di kawasan ibu kota negara yang baru. Proyek ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur akomodasi seiring meningkatnya aktivitas pemerintahan, bisnis, dan kunjungan ke IKN.

Hotel yang dibangun tersebut berada di bawah pengelolaan PT Primahotel Manajemen Indonesia, perusahaan jaringan hotel nasional yang telah beroperasi sejak 2013. Melalui proyek ini, Primahotel menandai keterlibatannya secara langsung dalam ekosistem pembangunan IKN, sekaligus memperluas portofolio bisnisnya di kawasan strategis nasional.

Pembangunan hotel tersebut telah memasuki tahap awal setelah groundbreaking dilakukan pada 25 September 2024, yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Kehadiran Presiden dalam agenda tersebut menegaskan bahwa sektor perhotelan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung fungsi IKN sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas nasional.


Hotel D’Prima Nusantara dengan Konsep Modern Nusantara

Hotel yang dibangun mengusung nama D’Prima Hotel Nusantara. Properti ini dirancang dengan konsep Modern Nusantara, yaitu perpaduan antara desain modern dengan unsur budaya lokal Indonesia. Konsep tersebut sejalan dengan arah pembangunan IKN yang mengedepankan identitas nasional, keberlanjutan, serta estetika arsitektur yang merepresentasikan keberagaman budaya Nusantara.

D’Prima Hotel Nusantara dibangun di atas lahan seluas sekitar 4.600 meter persegi dan direncanakan memiliki 154 kamar. Selain fasilitas kamar, hotel ini juga akan dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung seperti ruang pertemuan, area publik, serta Walea Resto, restoran yang dirancang untuk melayani kebutuhan tamu hotel maupun pengunjung dari luar.

Investasi yang dikucurkan untuk pembangunan hotel ini diperkirakan mencapai sekitar Rp100 miliar. Nilai investasi tersebut mencerminkan keseriusan pelaku usaha dalam melihat potensi pertumbuhan IKN, khususnya pada sektor jasa dan hospitality yang dibutuhkan untuk menunjang mobilitas aparatur negara, tamu resmi, serta pelaku usaha.

Presiden Komisaris PT Primahotel Manajemen Indonesia, Frans Wantono, menyampaikan bahwa kehadiran D’Prima Hotel Nusantara ditujukan untuk menyediakan akomodasi yang nyaman dan representatif di lingkungan ibu kota baru. Hotel ini dirancang untuk menjadi bagian dari ekosistem pelayanan yang mendukung aktivitas pemerintahan dan ekonomi di kawasan IKN.


Peran Strategis Hotel dalam Pengembangan IKN

Pembangunan hotel di IKN memiliki peran strategis, mengingat kawasan ini secara bertahap akan menjadi pusat aktivitas pemerintahan nasional. Seiring dengan perpindahan aparatur sipil negara (ASN), meningkatnya kunjungan kerja, serta aktivitas pertemuan dan agenda nasional, kebutuhan akan akomodasi menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan kota.

Hotel D’Prima Nusantara diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitas yang menunjang kebutuhan tersebut. Dengan kapasitas kamar yang cukup besar dan fasilitas pendukung, hotel ini diproyeksikan melayani berbagai segmen tamu, mulai dari tamu pemerintahan, pelaku bisnis, hingga wisatawan yang berkunjung ke kawasan Kalimantan Timur.

Kehadiran hotel juga memberikan nilai tambah dalam membentuk wajah awal IKN sebagai kota yang memiliki layanan dasar memadai. Selain perkantoran dan hunian, keberadaan fasilitas perhotelan menjadi indikator kesiapan sebuah kawasan dalam menampung aktivitas skala nasional maupun internasional.


Ekspansi Jaringan Hotel Lokal

PT Primahotel Manajemen Indonesia dikenal sebagai salah satu jaringan hotel lokal yang berkembang di berbagai kota di Indonesia. Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah mengelola lebih dari 19 properti hotel yang tersebar di sejumlah daerah. Masuknya Primahotel ke IKN menandai ekspansi strategis perusahaan ke kawasan dengan prospek jangka panjang.

Sebagai perusahaan keluarga yang juga dikenal melalui merek Roti’O, ekspansi ke sektor perhotelan di IKN menunjukkan diversifikasi usaha yang terencana. Langkah ini juga memperlihatkan keterlibatan pelaku usaha nasional dalam pembangunan ibu kota baru, tidak hanya dari sektor konstruksi dan properti perumahan, tetapi juga jasa dan layanan.

Hotel D’Prima Nusantara dirancang untuk mengedepankan efisiensi dan kenyamanan, sesuai dengan kebutuhan tamu yang sebagian besar akan beraktivitas di lingkungan pemerintahan dan bisnis. Fasilitas ruang rapat dan area publik menjadi bagian penting dari desain hotel, mengingat tingginya kebutuhan akan ruang pertemuan formal maupun informal di IKN.


Dampak Ekonomi dan Ketenagakerjaan

Selain berfungsi sebagai akomodasi, pembangunan hotel di IKN juga berdampak pada sektor ketenagakerjaan dan ekonomi lokal. Pada fase konstruksi, proyek ini melibatkan tenaga kerja dari berbagai bidang, mulai dari pekerja bangunan hingga tenaga teknis. Ketika memasuki tahap operasional, hotel akan membutuhkan sumber daya manusia untuk berbagai posisi, seperti layanan kamar, administrasi, keamanan, dan manajemen.

Keterlibatan tenaga kerja lokal menjadi bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi di sekitar kawasan pembangunan IKN. Sektor perhotelan juga memiliki keterkaitan dengan usaha pendukung lainnya, seperti penyedia bahan makanan, jasa kebersihan, transportasi, dan layanan logistik.

Dengan demikian, pembangunan D’Prima Hotel Nusantara tidak hanya berdampak pada sektor akomodasi, tetapi juga memperkuat rantai ekonomi di Kalimantan Timur, khususnya di sekitar wilayah IKN.


IKN sebagai Magnet Investasi Sektor Jasa

Masuknya investasi perhotelan dari perusahaan nasional memperlihatkan bahwa IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga magnet bagi sektor jasa. Seiring dengan perkembangan pembangunan fisik dan infrastruktur dasar, kebutuhan akan layanan pendukung akan terus meningkat.

Hotel menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung citra IKN sebagai kota yang siap menyelenggarakan berbagai kegiatan berskala nasional. Kehadiran hotel lokal dengan konsep yang mengusung identitas Nusantara juga sejalan dengan visi pembangunan kota yang berakar pada budaya Indonesia.

Pemerintah melalui Otorita IKN terus mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan berbagai fasilitas pendukung. Investasi yang masuk di sektor perhotelan, termasuk dari PT Primahotel Manajemen Indonesia, menjadi bagian dari dinamika tersebut.


Penguatan Ekosistem Kota Baru

Dengan pembangunan hotel D’Prima Nusantara, ekosistem kota baru di IKN semakin terbentuk. Fasilitas akomodasi, ruang pertemuan, dan layanan pendukung lainnya menjadi elemen yang melengkapi infrastruktur pemerintahan, hunian, serta fasilitas publik yang sedang dikembangkan.

Langkah perusahaan keluarga pemilik Roti’O ini menunjukkan bahwa pembangunan IKN juga membuka ruang bagi pelaku usaha dalam negeri untuk berkontribusi secara langsung. Investasi hotel di kawasan ibu kota baru menjadi bagian dari proses bertahap dalam membangun kota yang berfungsi secara utuh, tidak hanya sebagai pusat administrasi negara, tetapi juga sebagai ruang hidup dan aktivitas ekonomi.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  • Perusahaan Keluarga Pemilik Roti’O Bangun Hotel di IKN, Perkuat Infrastruktur Akomodasi Ibu Kota Baru
  • Perusahaan Keluarga Pemilik Roti’O Bangun Hotel di IKN, Perkuat Infrastruktur Akomodasi Ibu Kota Baru
  • Perusahaan Keluarga Pemilik Roti’O Bangun Hotel di IKN, Perkuat Infrastruktur Akomodasi Ibu Kota Baru
  • Perusahaan Keluarga Pemilik Roti’O Bangun Hotel di IKN, Perkuat Infrastruktur Akomodasi Ibu Kota Baru
  • Perusahaan Keluarga Pemilik Roti’O Bangun Hotel di IKN, Perkuat Infrastruktur Akomodasi Ibu Kota Baru
  • Perusahaan Keluarga Pemilik Roti’O Bangun Hotel di IKN, Perkuat Infrastruktur Akomodasi Ibu Kota Baru
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad