Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

ULM dan Otorita IKN Bersinergi Tanam 1.000 Bibit Pohon Wujudkan IKN Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

 

Ilustrasi AI

Ibu Kota Nusantara — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) kembali menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dalam upaya ini, kedua pihak melakukan penanaman 1.000 bibit pohon yang menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan nyata untuk mewujudkan visi forest city — kota hutan berkelanjutan di tengah pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Kegiatan ini digelar dalam suasana sinergi antara akademisi, pemerintahan, dan masyarakat dengan tujuan memperkuat kontribusi lingkungan hidup melalui penghijauan di kawasan IKN. Universitas Lambung Mangkurat, sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Kalimantan, secara aktif mengambil peran dalam aksi lingkungan bersama OIKN.


Penanaman 1.000 Bibit Pohon: Aksi Nyata untuk Lingkungan

Aksi penanaman bibit pohon ini menjadi bagian dari komitmen besar ULM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di IKN. Bibit pohon yang ditanam beragam, termasuk jenis lokal dan produktif yang diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menopang fungsi ruang hijau perkotaan di Nusantara.

Penanaman bibit pohon yang dilakukan tersebut menjadi simbol nyata upaya bersama antara institusi pendidikan dan otoritas ibu kota dalam mengedepankan prinsip pembangunan lingkungan yang sejalan dengan konsep Green City dan Forest City. Hal ini sejalan dengan strategi OIKN yang menempatkan ruang hijau sebagai unsur penting dalam tata ruang ibu kota baru.


Peran ULM dalam Dukungan Pembangunan IKN

Universitas Lambung Mangkurat — yang dikenal aktif dalam berbagai program pengabdian masyarakat dan penelitian — menegaskan peran institusinya dalam konservasi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Keterlibatan ULM dalam penanaman bibit pohon di IKN juga mencerminkan komitmen perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang peka pada isu lingkungan dan mampu berkontribusi langsung di masyarakat.

Rektor ULM, dalam sejumlah kesempatan sebelumnya juga menyampaikan bahwa pihak kampus siap memberikan kontribusi nyata dalam berbagai program pembangunan IKN, baik melalui kegiatan akademik, sosial, maupun lingkungan hidup. Hal ini memperkuat peran civitas akademika sebagai mitra pembangunan dalam skala nasional.


Konteks Pembangunan IKN sebagai Forest City

Pembangunan IKN dirancang bukan sekadar sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai contoh kota masa depan yang berkelanjutan, dengan prinsip tata kelola lingkungan yang kuat. OIKN telah menegaskan komitmen tersebut melalui berbagai program penghijauan dan pengelolaan lahan yang ramah lingkungan.

Konsep Forest City di IKN bahkan tercermin dalam perencanaan penggunaan lahan, di mana sebagian besar kawasan IKN akan tetap menjadi hutan lindung, sementara ruang perkotaan ditempatkan secara terintegrasi dengan area hijau luas. Pendekatan ini mendukung keseimbangan ekosistem sekaligus menjamin bahwa pembangunan ibu kota tidak menjadi beban terhadap alam.


Sinergi Multi Pihak untuk Lingkungan Hidup

Kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon oleh ULM dan OIKN bukanlah aksi pertama di wilayah IKN. Otorita IKN bersama masyarakat luas sudah beberapa kali menggelar kegiatan sejenis sebagai bagian dari pembangunan lingkungan. Contohnya, penanaman oleh komunitas diaspora, berbagai asosiasi dan organisasi petani, serta peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Sinergi tersebut memberi pesan kuat bahwa pembangunan ibu kota baru tidak hanya berbicara soal infrastruktur fisik, tetapi juga tentang kualitas hidup, penghormatan terhadap alam, serta pemberdayaan masyarakat untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama. Kegiatan-kegiatan ini mencerminkan strategi OIKN dalam mendorong partisipasi publik dalam pembangunan lingkungan berkelanjutan.


Manfaat Lingkungan dan Sosial

Penanaman pohon berskala besar seperti ini memiliki dampak yang luas. Selain memperkuat ekosistem hijau, setiap bibit yang ditanam juga berkontribusi dalam penyerap karbon (carbon sink), mengurangi erosi tanah, serta menambah kualitas udara di wilayah IKN. Upaya semacam ini menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam mendorong ketahanan iklim dan pengurangan jejak ekologis pembangunan kota.

Dari sisi sosial, keterlibatan perguruan tinggi seperti ULM dalam kegiatan ini juga memberi nilai tambah dalam pembelajaran lapangan bagi mahasiswa, memperkuat rasa kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan, serta memperkuat hubungan antara dunia akademik dan pembangunan nyata di lapangan.


Kolaborasi Berkelanjutan

Penanaman 1.000 bibit pohon ini menjadi salah satu contoh nyata dari kolaborasi kuat antara institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Langkah ini diharapkan dapat terus diikuti dengan kolaborasi tambahan pada berbagai aspek pembangunan IKN — termasuk pengelolaan sumber daya alam, konservasi keanekaragaman hayati, hingga pendidikan lingkungan.

Kolaborasi semacam ini menjadi kebutuhan penting ketika suatu wilayah direncanakan menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat kehidupan kota baru. Pendekatan yang melibatkan banyak pemangku kebijakan dan stakeholder dapat memperkuat keberlanjutan serta meminimalkan dampak negatif terhadap alam maupun masyarakat lokal sekitar IKN.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  • ULM dan Otorita IKN Bersinergi Tanam 1.000 Bibit Pohon Wujudkan IKN Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
  • ULM dan Otorita IKN Bersinergi Tanam 1.000 Bibit Pohon Wujudkan IKN Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
  • ULM dan Otorita IKN Bersinergi Tanam 1.000 Bibit Pohon Wujudkan IKN Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
  • ULM dan Otorita IKN Bersinergi Tanam 1.000 Bibit Pohon Wujudkan IKN Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
  • ULM dan Otorita IKN Bersinergi Tanam 1.000 Bibit Pohon Wujudkan IKN Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
  • ULM dan Otorita IKN Bersinergi Tanam 1.000 Bibit Pohon Wujudkan IKN Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad