Palangka Raya - Upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup di Provinsi Kalimantan Tengah terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi dan pemerintah daerah. Langkah konkret ini diwujudkan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah. Kedua belah pihak secara resmi menandatangani dokumen perjanjian kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang berfokus pada pelestarian serta pengelolaan lingkungan hidup di wilayah tersebut.
Penandatanganan nota kesepakatan tersebut dilangsungkan secara langsung di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah pada hari Sabtu, lima belas Agustus dua ribu dua puluh enam. Dalam pertemuan formal ini, Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Ir. Norseta Ajie Saputra, hadir memimpin delegasi akademisi kampus tersebut. Kehadiran pimpinan fakultas didampingi oleh jajaran dosen dari berbagai program studi, antara lain Ir. Rudy Yoga Lesmana, S.T., M.Si., Dr. Ir. Diharyo, M.T., Ir. Amelia Faradila, S.T., M.T., serta Ir. Noviyanthy Handayani, S.T., M.T.
Kerja sama ini dinilai strategis karena menghubungkan kapasitas keilmuan yang dimiliki perguruan tinggi dengan fungsi praktis dinas teknis di pemerintahan. Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Ir. Norseta Ajie Saputra, menjelaskan bahwa kemitraan dengan instansi lingkungan di tingkat provinsi merupakan instrumen penting bagi institusi pendidikan tinggi. Melalui pola kemitraan ini, ruang kolaborasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan berbasis lingkungan dapat terbuka lebih lebar demi mendukung kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Norseta memberikan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat dan keterbukaan yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan serta staf Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Tengah. Keterbukaan instansi tersebut dinilai menjadi angin segar bagi dosen dan peneliti di lingkungan kampus untuk menyalurkan keahlian mereka. Pihak dekanat berharap program kemitraan ini tidak berhenti pada seremonial penandatanganan dokumen saja, melainkan segera ditindaklanjuti dengan serangkaian program kerja nyata yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Gayung bersambut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta, memberikan tanggapan positif sekaligus menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung keberhasilan program kerja sama ini. Pihaknya menyatakan sangat terbuka terhadap berbagai gagasan ilmiah serta inovasi teknologi yang ditawarkan oleh para akademisi. Kehadiran perguruan tinggi dinilai sangat krusial dalam membantu pemerintah daerah mengkaji secara ilmiah berbagai persoalan lingkungan, sekaligus merumuskan solusi penanganan yang efektif, efisien, dan berbasis data akurat.
Menurut Joni Harta, kemitraan strategis ini diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan mahasiswa dan dosen dalam mengaplikasikan teori akademis langsung di lapangan. Ruang lingkup pengelolaan lingkungan hidup di Kalimantan Tengah sangat luas, mencakup pengawasan kualitas air, pengelolaan sampah domestik, pemulihan lahan bekas tambang, hingga mitigasi perubahan iklim. Aktivitas tridharma perguruan tinggi seperti penelitian terapan dan pengabdian masyarakat dari kalangan kampus diyakini mampu menyentuh persoalan riil yang dihadapi oleh masyarakat Kalimantan Tengah saat ini.
Jika ditinjau dari kondisi geografis dan tantangan ekologis di Kalimantan Tengah, kolaborasi semacam ini memang sangat relevan. Wilayah Kalimantan Tengah yang didominasi oleh ekosistem lahan basah dan hutan tropis memerlukan pendekatan keilmuan teknik yang adaptif. Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya memiliki kapasitas intelektual untuk menyumbangkan riset mengenai tata kelola air, desain infrastruktur ramah lingkungan, serta teknologi pemantauan kualitas lingkungan hidup. Melalui sinergi dengan dinas terkait, hasil penelitian tersebut tidak hanya menjadi arsip perpustakaan, melainkan dapat diadopsi menjadi rujukan kebijakan publik.
Implementasi tridharma perguruan tinggi dalam kerja sama ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya melalui program magang kerja atau konsep belajar di luar kelas. Mahasiswa dapat belajar langsung dari para praktisi lingkungan di lapangan mengenai tata cara pengelolaan analisis mengenai dampak lingkungan, pengawasan kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan, serta penyusunan dokumen perencanaan lingkungan hidup daerah. Pengalaman praktis ini akan membentuk karakter lulusan yang tidak hanya menguasai teori teknik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta ekologis yang tinggi.
Ke depan, kedua belah pihak sepakat untuk menyusun rencana aksi yang lebih detail guna merealisasikan poin-poin kesepakatan dalam dokumen kerja sama tersebut. Dengan adanya komitmen yang kuat dari kalangan akademisi dan jajaran birokrasi pemerintah daerah, program pengelolaan lingkungan hidup di Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Langkah sinergis ini diharapkan menjadi model kemitraan yang produktif dalam mewujudkan pembangunan daerah yang tetap mengedepankan prinsip kelestarian ekologi demi generasi masa depan di wilayah tersebut.






