![]() |
| Ilustrasi AI |
IKN – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus berjalan dengan langkah mantap. Di balik pembangunan gedung-gedung pemerintahan yang megah, terdapat infrastruktur bawah tanah yang menjadi kunci kesuksesan kota baru ini. Multi Utility Tunnel (MUT) atau terowongan utilitas terintegrasi kini telah terbangun sepanjang 72,6 kilometer, menjadikan IKN semakin mendekati standar kota-kota maju di dunia.
Plt Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis H
Sumadilaga, memberikan keterangan terbaru mengenai perkembangan MUT ini.
“Terowongan Multi Utility Tunnel (MUT), total panjang MUT yang sudah terbangun
adalah 72,6 km,” ujarnya melalui pesan singkat pada 12 April 2026. Jaringan ini
ditempatkan secara strategis tepat di bawah trotoar jalan, sehingga dapat
melayani kebutuhan utilitas berbagai bangunan dan kawasan di sepanjang rute
tersebut dengan sangat efisien.
Multi Utility Tunnel bukanlah terowongan biasa. Ia merupakan
koridor beton yang kuat dan kedap air, dirancang khusus untuk menampung
berbagai jaringan utilitas kota dalam satu tempat yang terorganisir. Di dalam
MUT, tersedia ruang untuk kabel listrik tegangan menengah, kabel serat optik
yang mendukung konektivitas internet dan telekomunikasi berkecepatan tinggi,
pipa distribusi air bersih, serta kemungkinan pipa gas di masa depan. Semua
elemen ini terlindungi dengan baik dari gangguan cuaca, banjir, atau kerusakan
akibat aktivitas di permukaan tanah.
Konsep MUT ini sudah menjadi ciri khas kota-kota modern
seperti Tokyo dan Singapura. Di sana, sistem serupa berhasil menjaga kebersihan
dan keindahan kota karena tidak ada lagi kabel listrik atau telekomunikasi yang
bergelantungan di tiang-tiang. Perawatan infrastruktur pun menjadi jauh lebih
praktis, tanpa perlu menggali jalan raya berulang kali yang sering mengganggu
lalu lintas dan aktivitas masyarakat.
Di IKN, MUT menjadi tulang punggung visi smart city yang
ramah lingkungan. Dengan infrastruktur bawah tanah ini, kota baru Nusantara
dirancang agar tampak bersih, rapi, dan modern dari permukaan tanah. Tidak ada
pemandangan kabel semrawut yang mengganggu estetika, serta mobilitas warga
tetap lancar karena tidak ada gangguan galian untuk perbaikan utilitas.
Pembangunan MUT Difokuskan pada Kawasan Inti Pemerintahan
Pembangunan MUT di IKN saat ini diprioritaskan di Kawasan
Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Kawasan ini kelak akan menjadi pusat aktivitas
nasional, tempat berbagai lembaga negara menjalankan tugasnya. MUT yang
dibangun menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
ditargetkan dapat rampung pada tahun 2028.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur di atas tanah juga
terus berlangsung. Gedung dan kawasan perkantoran untuk lembaga legislatif,
yudikatif, beserta infrastruktur pendukungnya saat ini mencatat progres
rata-rata sebesar 3,6 persen. Angka ini mencerminkan tahap awal dari proyek
berskala besar dan kompleks, di mana desain arsitektur serta koordinasi
antarlembaga memerlukan ketelitian tinggi.
Keberadaan MUT yang sudah mencapai 72,6 km memberikan
fondasi yang sangat kuat. Terowongan ini akan memastikan bahwa ketika
gedung-gedung pemerintahan nanti selesai dibangun, sistem distribusi listrik,
air, dan konektivitas sudah siap mendukung operasional secara penuh dan andal.
Keunggulan MUT dalam Mewujudkan Kota Pintar
Manfaat MUT bagi IKN sangatlah luas. Dari sisi operasional,
petugas pemeliharaan dapat mengakses semua jaringan utilitas dengan mudah
melalui terowongan tanpa harus menutup jalan atau mengganggu kegiatan
sehari-hari masyarakat. Hal ini tentu menghemat waktu dan biaya pemeliharaan
dalam jangka panjang.
Selain itu, MUT mendukung terciptanya lingkungan kota yang
lebih hijau. Dengan mengurangi penggunaan tiang listrik dan kabel di udara,
ruang terbuka untuk pepohonan dan area hijau dapat lebih luas. Keamanan layanan
publik juga meningkat karena jaringan utilitas terlindungi dari risiko
korsleting atau kerusakan akibat faktor eksternal.
Dari perspektif teknologi, MUT membuka jalan bagi integrasi
sistem smart city yang canggih. Jaringan serat optik yang tertanam di dalam
terowongan memungkinkan pemasangan sensor Internet of Things (IoT) untuk
monitoring real-time konsumsi energi, kualitas udara, lalu lintas, dan berbagai
data kota lainnya. Manajemen kota menjadi lebih efisien, berbasis data, dan
responsif terhadap kebutuhan warga – ciri utama kota-kota maju di era sekarang.
Pemerintah melalui Otorita IKN terus bekerja keras untuk
memastikan semua target tercapai sesuai jadwal. Danis H Sumadilaga menekankan
bahwa penyelesaian MUT di kawasan inti terus dikejar agar seluruh infrastruktur
pendukung siap ketika ibu kota baru ini mulai beroperasi penuh.
Arti Penting MUT bagi Masa Depan IKN
Keberhasilan pembangunan MUT sepanjang 72,6 km ini
menandakan bahwa IKN dibangun dengan perencanaan matang sejak awal. Bukan hanya
memindahkan pusat pemerintahan, melainkan menciptakan sebuah kota yang
benar-benar baru dengan standar internasional. Infrastruktur bawah tanah ini
menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam mewujudkan kota yang efisien,
berkelanjutan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ketika MUT di kawasan inti selesai pada 2028, IKN akan
memiliki sistem utilitas yang terintegrasi sempurna. Gedung-gedung pemerintahan
dapat langsung terkoneksi dengan listrik, air bersih, dan internet berkualitas
tinggi tanpa hambatan. Hal ini akan mendukung kinerja pemerintahan yang lebih
baik dan memberikan pengalaman hidup yang nyaman bagi para ASN serta masyarakat
yang tinggal di sana.
Bagi seluruh rakyat Indonesia, MUT di IKN menjadi simbol
kemajuan bangsa. Ia menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun infrastruktur
kelas dunia dari nol, dengan memadukan teknologi modern dan perencanaan jangka
panjang. IKN bukan lagi sekadar proyek relokasi, melainkan investasi untuk
generasi mendatang agar memiliki ibu kota yang layak, modern, dan membanggakan.
Dengan dukungan MUT sebagai fondasi utama, IKN perlahan
menjelma menjadi kota yang tak terduga – sebuah kota pintar yang setara dengan
ibu kota negara-negara maju. Semua elemen ini saling melengkapi, menciptakan
harmoni antara infrastruktur bawah tanah yang kuat dan bangunan di atas tanah
yang elegan.
Proyek ini akan terus diawasi agar kualitas dan timeline
tetap terjaga. Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan bagaimana IKN tumbuh
menjadi pusat peradaban baru yang membawa harapan besar bagi kemajuan nasional.







