Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Aksi Donor Darah Massal Otorita IKN Raih 300 Kantong, Sukses Digelar dengan Sosialisasi Diabetes Digital

 

Ilustrasi AI

IKN – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem kesehatan masyarakat di ibu kota baru. Melalui kegiatan donor darah massal yang digelar pada Jumat, 10 April 2026, di Kementerian Koordinator 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, berhasil terkumpul sebanyak 300 kantong darah dari para pendonor yang dinyatakan layak. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengumpulan stok darah, tetapi juga menyertakan sosialisasi skrining diabetes berbasis aplikasi untuk meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan inti IKN ini dihadiri langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, serta Deputi Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat, Alimuddin. Turut hadir pula para pejabat dan pegawai Otorita IKN, pekerja konstruksi di IKN, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti aksi kemanusiaan tersebut. Banyak pendonor yang telah mendaftar secara online sebelumnya, sehingga proses berjalan lebih tertib dan efisien.

Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah bagi kita semua, dan hari ini kita dapat mengumpulkan minimal 300 kantong darah,” ujarnya saat meninjau kegiatan. Pernyataan ini mencerminkan harapan agar aksi donor darah tidak hanya memenuhi kebutuhan stok darah saat ini, tetapi juga menjadi budaya rutin di kalangan masyarakat IKN.

Deputi Alimuddin menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Kalimantan Timur. Ia menilai jumlah kantong darah yang terkumpul kali ini sebagai yang terbanyak dibandingkan kegiatan serupa sebelumnya. “Mereka rata-rata telah mendaftar secara online,” katanya, menyoroti peran teknologi dalam memperlancar partisipasi masyarakat.


Kolaborasi Lintas Sektor untuk IKN Sehat dan Berdaya Saing

Kegiatan donor darah ini merupakan hasil sinergi antara Otorita IKN dengan berbagai mitra strategis. Kerja sama melibatkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPD HIPPI) Kalimantan Timur, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abadi Samboja, RSUD Ratu Aji Putri Botung, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Balikpapan, serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sepaku.

Mahendro Kusumo, dosen UMY yang mewakili Kepala Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit UMY, menekankan pentingnya kolaborasi ini. “Sinergi antara pemerintah, akademisi, fasilitas kesehatan, dan organisasi masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan ibu kota yang sehat dan berdaya saing,” ungkapnya. Menurutnya, pendekatan lintas sektor seperti ini dapat menjadi model bagi pembangunan kesehatan di IKN ke depan.

Selain donor darah, kegiatan juga mencakup sosialisasi skrining diabetes berbasis aplikasi DoScreen. Program ini bertujuan mendorong deteksi dini dan pencegahan diabetes melitus melalui pemanfaatan teknologi digital. Alimuddin menjelaskan bahwa sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat, terutama di tengah proses pembangunan IKN yang pesat.


Signifikansi Aksi Donor Darah bagi Pembangunan IKN

Aksi donor darah massal ini menjadi bagian dari upaya Otorita IKN dalam membangun Ibu Kota Nusantara sebagai kota yang tidak hanya modern dari segi infrastruktur, tetapi juga sehat dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan target pengumpulan minimal 300 kantong darah, kegiatan ini berhasil mencapai angka yang signifikan dan langsung berkontribusi pada stok darah di rumah sakit mitra seperti RSUD Abadi Samboja dan RSUD Ratu Aji Putri Botung.

Di tengah pembangunan IKN yang sedang berjalan, kebutuhan akan stok darah yang memadai menjadi semakin penting. Para pekerja konstruksi, pegawai pemerintahan, dan masyarakat sekitar sering kali menghadapi risiko kecelakaan atau kondisi kesehatan yang memerlukan transfusi darah. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian sosial Otorita IKN terhadap lingkungan sekitar.

Alimuddin menambahkan bahwa partisipasi masyarakat yang tinggi menunjukkan antusiasme warga terhadap program kesehatan yang digagas Otorita. Pendaftaran online yang diterapkan membuat proses lebih mudah diakses, sehingga banyak pendonor baru yang ikut serta. Hal ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk kegiatan serupa di masa mendatang, dengan target yang lebih ambisius.


Dorong Budaya Donor Darah dan Pencegahan Penyakit Kronik

Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan darah secara nasional. Kegiatan seperti yang digelar Otorita IKN ini menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah atau otorita khusus dapat berkontribusi langsung dalam mengatasi kekurangan stok darah. Dengan melibatkan PMI Balikpapan sebagai mitra utama, proses pengelolaan dan distribusi darah dapat dilakukan secara profesional dan sesuai standar kesehatan.

Sementara itu, sosialisasi skrining diabetes berbasis aplikasi menjadi terobosan penting di era digital. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronik yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Melalui aplikasi DoScreen, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan awal secara mandiri sebelum berkonsultasi lebih lanjut dengan tenaga medis. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi angka kasus diabetes yang terdeteksi terlambat, terutama di kalangan pekerja dan penduduk baru di IKN.

Kepala Otorita Basuki Hadimuljono berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu kali saja. Ia mendorong agar budaya donor darah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat IKN. “Semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” katanya, mengingatkan bahwa setiap kantong darah yang terkumpul berpotensi menyelamatkan nyawa.

Keberhasilan pengumpulan 300 kantong darah ini menjadi bukti bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada gedung-gedung megah dan infrastruktur fisik, tetapi juga pada aspek sosial dan kesehatan manusia. Otorita IKN terus mendorong program-program yang melibatkan masyarakat secara aktif, termasuk melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UMY dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Di masa depan, Otorita berencana untuk memperluas kegiatan serupa ke berbagai kawasan di IKN, termasuk melibatkan lebih banyak pekerja konstruksi dan penduduk lokal. Dengan demikian, IKN dapat menjadi model kota yang benar-benar memperhatikan kesejahteraan warganya dari berbagai aspek.

Kegiatan pada 10 April 2026 ini pun mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Banyak pendonor yang menyatakan kepuasan karena selain dapat beramal, mereka juga mendapatkan edukasi kesehatan gratis melalui sosialisasi skrining diabetes. Beberapa pekerja IKN mengaku senang bisa berkontribusi langsung dalam mendukung pembangunan ibu kota baru dengan cara yang sederhana namun berdampak besar.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian yang tinggi, aksi donor darah Otorita IKN ini diharapkan dapat menginspirasi daerah-daerah lain di Indonesia untuk menggelar kegiatan serupa. Karena pada akhirnya, stok darah yang memadai dan kesadaran kesehatan masyarakat yang tinggi akan menjadi fondasi utama bagi Indonesia Emas yang sehat dan produktif.

Pemerintah melalui Otorita IKN terus membuka pintu bagi partisipasi masyarakat luas dalam berbagai program kesehatan. Bagi yang ingin terlibat di kegiatan mendatang, dipersilakan memantau informasi resmi melalui kanal Otorita IKN atau mitra terkait. Setiap tetes darah yang didonasikan adalah kontribusi nyata bagi sesama dan bagi masa depan Ibu Kota Nusantara.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  • Aksi Donor Darah Massal Otorita IKN Raih 300 Kantong, Sukses Digelar dengan Sosialisasi Diabetes Digital
  • Aksi Donor Darah Massal Otorita IKN Raih 300 Kantong, Sukses Digelar dengan Sosialisasi Diabetes Digital
  • Aksi Donor Darah Massal Otorita IKN Raih 300 Kantong, Sukses Digelar dengan Sosialisasi Diabetes Digital
  • Aksi Donor Darah Massal Otorita IKN Raih 300 Kantong, Sukses Digelar dengan Sosialisasi Diabetes Digital
  • Aksi Donor Darah Massal Otorita IKN Raih 300 Kantong, Sukses Digelar dengan Sosialisasi Diabetes Digital
  • Aksi Donor Darah Massal Otorita IKN Raih 300 Kantong, Sukses Digelar dengan Sosialisasi Diabetes Digital
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad