Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Program Internet Desa Gratis Kaltim Tanpa Pungutan: Diskominfo Imbau Kepala Desa Abaikan Tagihan Palsu, Target 841 Desa Terhubung Internet Maret 2026

 

Ilustrasi AI

Samarinda – Program Internet Desa Gratis yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmen kuat untuk menghapus kesenjangan digital di pelosok. Namun, di balik manfaat besar itu, muncul laporan tagihan bulanan yang mengatasnamakan provider. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur Muhammad Faisal langsung angkat bicara: seluruh biaya program ini ditanggung Pemprov Kaltim sepenuhnya, tidak ada pungutan sepeser pun kepada desa.

Imbauan tegas itu disampaikan Faisal saat jumpa pers di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Senin (2/3/2026). “Dari laporan yang kami terima, ada beberapa kepala desa yang mendapatkan tagihan bulanan dari oknum yang mengaku dari provider internet program Pemprov Kaltim. Kami tegaskan untuk Program Internet Desa Gratis ini tidak ada pungutan atau tagihan kepada desa,” ujar Faisal tegas.

Lebih lanjut, ia menambahkan, “Jadi tidak ada urusan tagihan ke kepala desa. Kalau ada yang menagih, mohon jangan ditanggapi dan segera laporkan kepada kami.” Faisal juga menjelaskan bahwa pada Januari dan Februari 2026, setidaknya dua hingga tiga desa telah melaporkan adanya tagihan semacam itu. Meski demikian, Pemprov memastikan semua biaya operasional dan pemasangan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

“Kalaupun ada provider yang benar-benar menagih, bisa jadi itu kesalahan administratif. Namun tetap jangan ditanggapi. Semua ditanggung pemerintah provinsi,” tegasnya lagi.

Program Internet Desa Gratis ini memang menjadi salah satu andalan Pemprov Kaltim dalam mempercepat transformasi digital. Hingga akhir 2025, layanan internet tanpa biaya sudah terpasang di 802 desa di seluruh Kalimantan Timur. Pada tahun 2026, pemasangan dilanjutkan ke 39 desa tambahan. Dengan demikian, total desa yang akan menikmati internet gratis mencapai 841 desa.

“Saat ini 39 desa tersebut masih dalam proses pengadaan melalui e-katalog dan ditargetkan rampung pada Maret 2026,” jelas Faisal. Ia pun optimistis, “Insya Allah bulan Maret ini kita kejar agar 39 desa bisa terpasang, sehingga total 841 desa semuanya sudah terakses internet desa gratis.”

Bayangkan dampaknya bagi masyarakat desa. Di era di mana informasi dan ekonomi digital semakin mendominasi, akses internet gratis ini bukan sekadar kemewahan. Anak-anak sekolah bisa belajar daring tanpa hambatan, petani bisa mengakses informasi harga komoditas terkini, pelaku usaha kecil menengah bisa memasarkan produk lewat marketplace, bahkan layanan kesehatan dan administrasi pemerintahan bisa semakin cepat dan transparan.

Program ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur untuk tidak meninggalkan desa-desa terpencil. Dari Kutai Timur, Kutai Kartanegara, hingga kabupaten-kabupaten lain, ribuan kepala keluarga kini sudah merasakan manfaatnya. Bahkan sebelumnya, Pemprov telah berhasil melampaui target tahunan pemasangan internet desa, yang menunjukkan kerja keras Diskominfo dan seluruh stakeholder terkait.

Yang terpenting, program ini benar-benar gratis. Tidak ada biaya pemasangan, tidak ada biaya bulanan, dan tidak ada biaya apa pun yang dibebankan kepada desa atau warga. Semua ditanggung APBD Provinsi Kalimantan Timur. Oleh karena itu, setiap upaya oknum yang mencoba memanfaatkan program ini untuk keuntungan pribadi harus diwaspadai.

Faisal mengimbau agar seluruh kepala desa yang menerima tagihan segera melaporkan ke Diskominfo Kaltim. “Kami siap menindaklanjuti setiap laporan. Jangan sampai ada yang memanfaatkan program baik ini untuk kepentingan pribadi,” katanya. Langkah ini penting agar kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah tetap terjaga.

Keberhasilan Program Internet Desa Gratis ini juga tidak lepas dari kerja sama dengan berbagai provider resmi yang telah melalui proses pengadaan yang transparan. Pemasangan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada desa-desa yang belum terjangkau sinyal internet. Proses pengadaan lewat e-katalog pun memastikan harga yang kompetitif dan akuntabilitas yang tinggi.

Bagi masyarakat Kalimantan Timur, khususnya di pedesaan, hadirnya internet gratis ini adalah angin segar menuju era digital yang inklusif. Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara yang pesat di wilayah tetangga, Kaltim tidak ingin desa-desa tertinggal. Internet menjadi jembatan penting untuk menghubungkan potensi desa dengan peluang yang lebih luas, mulai dari pariwisata desa, produk unggulan, hingga pendidikan berkualitas.

Dengan target 841 desa terlayani pada Maret 2026, Program Internet Desa Gratis Kaltim semakin mendekati visi “Kaltim BerAKHLAK” yang salah satunya menekankan pemerataan pembangunan. Tidak ada lagi desa yang terisolasi karena keterbatasan akses informasi. Semua bisa terhubung, semua bisa maju bersama.

Diskominfo Kaltim juga terus melakukan monitoring dan pemeliharaan agar layanan tetap optimal. Jika ada gangguan, mekanisme pelaporan telah disiapkan sehingga bisa segera diatasi tanpa biaya tambahan bagi desa.

Fenomena tagihan palsu yang muncul belakangan ini justru menjadi momentum untuk semakin menguatkan sosialisasi program. Faisal dan timnya berkomitmen agar tidak ada satu kepala desa pun yang terkecoh. “Kami tegaskan sekali lagi: Program ini gratis total. Jangan percaya jika ada yang meminta uang,” pungkasnya.

Masyarakat dan kepala desa di seluruh Kalimantan Timur kini bisa bernapas lega. Internet bukan lagi barang mahal yang hanya dinikmati kota-kota besar. Di desa-desa, sinyal gratis sudah siap menyambut masa depan yang lebih cerah. Dan Pemprov Kaltim melalui Diskominfo terus memastikan bahwa program ini tetap bersih, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Program Internet Desa Gratis Kaltim tanpa pungutan bukan sekadar proyek infrastruktur. Ini adalah investasi untuk sumber daya manusia desa, investasi untuk pemerataan pembangunan, dan investasi untuk Kalimantan Timur yang lebih maju dan berkeadilan.

 

Also Read
Latest News
  • Program Internet Desa Gratis Kaltim Tanpa Pungutan: Diskominfo Imbau Kepala Desa Abaikan Tagihan Palsu, Target 841 Desa Terhubung Internet Maret 2026
  • Program Internet Desa Gratis Kaltim Tanpa Pungutan: Diskominfo Imbau Kepala Desa Abaikan Tagihan Palsu, Target 841 Desa Terhubung Internet Maret 2026
  • Program Internet Desa Gratis Kaltim Tanpa Pungutan: Diskominfo Imbau Kepala Desa Abaikan Tagihan Palsu, Target 841 Desa Terhubung Internet Maret 2026
  • Program Internet Desa Gratis Kaltim Tanpa Pungutan: Diskominfo Imbau Kepala Desa Abaikan Tagihan Palsu, Target 841 Desa Terhubung Internet Maret 2026
  • Program Internet Desa Gratis Kaltim Tanpa Pungutan: Diskominfo Imbau Kepala Desa Abaikan Tagihan Palsu, Target 841 Desa Terhubung Internet Maret 2026
  • Program Internet Desa Gratis Kaltim Tanpa Pungutan: Diskominfo Imbau Kepala Desa Abaikan Tagihan Palsu, Target 841 Desa Terhubung Internet Maret 2026
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad