Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Pemprov Kalteng Tegaskan Investasi Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan: Tak Cukup Angka Modal, Harus Ada Manfaat Nyata

 

Palangka Raya, 5 Januari 2026 – Di tengah gencarnya upaya menarik investasi untuk mendorong pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menegaskan sikap tegas: arus modal yang masuk tidak boleh hanya berhenti pada angka-angka statistik dan nilai investasi semata. Setiap proyek investasi, terutama di sektor strategis seperti perkebunan, pertambangan, dan kehutanan, wajib memberikan dampak langsung yang positif bagi masyarakat lokal serta menjaga kelestarian lingkungan.

Pernyataan ini disampaikan seiring kebijakan provinsi yang tetap membuka lebar pintu bagi investor dari dalam dan luar negeri, namun dengan syarat ketat terkait tanggung jawab sosial dan ekologis. Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menekankan bahwa kontribusi nyata dari para pelaku usaha menjadi pondasi utama keberlanjutan pembangunan daerah. “Kalau tidak ada yang bayar pajak, bagaimana kita bisa membangun jalan, infrastruktur, dan meningkatkan perekonomian daerah,” ujar Gubernur Agustiar saat bertemu awak media di Istana Isen Mulang beberapa waktu lalu, seperti dilansir Prokalteng.co pada 5 Januari 2026.

Pendapatan dari sektor pajak perusahaan investasi memang menjadi salah satu pilar penting. Dana tersebut langsung dialokasikan untuk memperbaiki infrastruktur dasar, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat layanan publik bagi seluruh warga Kalteng. Namun, pemerintah tidak berhenti di situ. Pemprov Kalteng menuntut keterlibatan tenaga kerja lokal sebagai prioritas utama. Perusahaan diharapkan merekrut sebanyak mungkin masyarakat setempat agar kehadiran investasi tidak justru menciptakan kesenjangan sosial atau ketergantungan pada tenaga kerja luar daerah.

Untuk mendukung hal ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalteng diminta berperan aktif dalam menyusun program pelatihan dan pengembangan keterampilan. Tujuannya agar tenaga kerja asli Kalteng bisa bersaing dan memenuhi standar yang dibutuhkan industri, sehingga manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar lokasi proyek.


Perlindungan Lingkungan Jadi Syarat Mutlak

Aspek lingkungan menjadi perhatian khusus dalam kebijakan investasi ini. Pemprov Kalteng menegaskan kewajiban reklamasi bagi perusahaan pertambangan, agar pasca-eksploitasi lahan tidak ditinggalkan dalam kondisi rusak. Reklamasi harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk restorasi vegetasi, pengelolaan air limbah, dan rehabilitasi ekosistem agar tidak meninggalkan bekas kerusakan ekologis jangka panjang.

Gubernur Agustiar menilai bahwa keberhasilan pembangunan daerah hanya bisa dicapai jika pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat berjalan secara seimbang dan simultan. “Investasi yang masuk harus memberikan nilai tambah nyata, bukan sekadar eksploitasi sumber daya tanpa meninggalkan warisan positif,” tambahnya, mencerminkan komitmen provinsi untuk pembangunan berkelanjutan.

Kebijakan ini sejalan dengan visi Kalteng yang semakin berkah, sebagaimana tertuang dalam berbagai dokumen perencanaan daerah. Provinsi ini terus mendorong investasi yang ramah lingkungan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah potensi besar sektor perkebunan kelapa sawit, pertambangan batubara, serta pengelolaan hutan yang masih menjadi andalan ekonomi.

Meski optimistis, tantangan tetap ada. Beberapa kasus di masa lalu menunjukkan adanya investasi yang meninggalkan dampak negatif, seperti konflik lahan dengan masyarakat adat atau degradasi lingkungan. Oleh karena itu, Pemprov Kalteng berkomitmen untuk memperketat pengawasan dan penegakan aturan, termasuk melalui koordinasi dengan kabupaten/kota serta instansi terkait.

Dengan pendekatan ini, diharapkan investasi di Kalteng tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan lapangan kerja, tapi juga menjadi katalisator pemberdayaan masyarakat serta pelestarian alam. Provinsi yang kaya akan sumber daya alam ini ingin memastikan bahwa setiap rupiah investasi yang masuk benar-benar berkontribusi pada kesejahteraan generasi saat ini dan mendatang.

Pemprov Kalteng tetap membuka diri terhadap investasi baru, dengan catatan tegas: kewajiban perusahaan harus dijalankan secara konsisten dan penuh tanggung jawab. Hanya dengan demikian, pembangunan Kalteng bisa benar-benar berkelanjutan, adil, dan berkah bagi seluruh warganya.

 

Also Read
Latest News
  • Pemprov Kalteng Tegaskan Investasi Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan: Tak Cukup Angka Modal, Harus Ada Manfaat Nyata
  • Pemprov Kalteng Tegaskan Investasi Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan: Tak Cukup Angka Modal, Harus Ada Manfaat Nyata
  • Pemprov Kalteng Tegaskan Investasi Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan: Tak Cukup Angka Modal, Harus Ada Manfaat Nyata
  • Pemprov Kalteng Tegaskan Investasi Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan: Tak Cukup Angka Modal, Harus Ada Manfaat Nyata
  • Pemprov Kalteng Tegaskan Investasi Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan: Tak Cukup Angka Modal, Harus Ada Manfaat Nyata
  • Pemprov Kalteng Tegaskan Investasi Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan: Tak Cukup Angka Modal, Harus Ada Manfaat Nyata
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad