Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Pembangunan IKN Tancap Gas: 7 Paket Jalan Strategis di KIPP Hampir 100 Persen, Siap Dukung Mobilitas Ibu Kota Baru

 

Ilustrasi AI

IKN, 9 Januari 2026 – Proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan kemajuan pesat di awal tahun ini. Salah satu pencapaian terbaru adalah pembangunan jaringan jalan 1B-1C di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang terbagi dalam tujuh paket kerja strategis. Menurut laporan terbaru dari Otorita IKN, progres keseluruhan mencapai rata-rata 99 persen, dengan sebagian besar paket sudah 100 persen selesai. Ini menjadi sinyal kuat bahwa IKN semakin siap menjadi pusat pemerintahan yang terintegrasi dan efisien.

Sebagai jurnalis yang telah bertahun-tahun mengikuti perkembangan IKN sejak groundbreaking pertama, saya melihat pencapaian ini bukan hanya soal aspal dan beton. Jalan-jalan ini adalah tulang punggung konektivitas yang akan menghubungkan berbagai elemen kota baru: dari hunian aparatur sipil negara (ASN), fasilitas pendidikan berkelas internasional, rumah sakit modern, hingga kawasan investasi. Di tengah transisi ke Tahap II pembangunan IKN pada 2026, infrastruktur seperti ini krusial untuk mendukung peran IKN sebagai ibu kota politik dan pusat inovasi digital.


Apa Itu Jaringan Jalan 1B-1C dan Mengapa Begitu Strategis?

Jaringan jalan 1B-1C dirancang sebagai penghubung utama dalam ekosistem urban KIPP IKN, yang berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Jalan ini tidak hanya memperlancar mobilitas harian, tapi juga mendukung logistik konstruksi, akses investasi, dan layanan publik. Deputi Bidang Fasilitas dan Infrastruktur Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar, menekankan pentingnya proyek ini.

“Jalan 1B-1C ini akan menjadi konektivitas strategis yang menghubungkan berbagai persil pembangunan, seperti Kampus Universitas Gunadarma, SMA Taruna Nusantara, hingga RS Abdi Waluyo. Dengan ruas jalan ini, akses logistik semakin lancar dan peluang investasi semakin terbuka lebar bagi masyarakat umum ke depannya,” ujar Aswin, seperti dikutip dalam laporan resmi.

Proyek ini dibagi menjadi tujuh paket (A hingga G), masing-masing dengan fungsi spesifik dan panjang ruas yang bervariasi. Total panjang keseluruhan mencapai belasan kilometer, menghubungkan titik-titik vital di KIPP. Pembangunan dikelola langsung oleh Otorita IKN, dengan fokus pada kualitas yang ramah lingkungan dan terintegrasi dengan sistem transportasi masa depan.


Detail Kemajuan 7 Paket Infrastruktur Jalan IKN

Berikut rincian progres masing-masing paket berdasarkan data terbaru per Januari 2026:

  1. Paket A: Akses Rusun ASN & Sport Hub Panjang: 1,3 km (Seksi 1). Fungsi: Menghubungkan Rusun ASN 1 dengan Lapangan PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia). Progres: 99 persen. Ini memastikan mobilitas lancar bagi penghuni rusun ke fasilitas olahraga.
  2. Paket B: Gerbang Pendidikan Al-Azhar Panjang: 1,9 km (Seksi 2). Fungsi: Memberikan akses langsung ke Sekolah Al-Azhar, salah satu institusi pendidikan unggulan di KIPP. Progres: 100 persen.
  3. Paket C: Jalur Kampus Taruna Nusantara Panjang: 1,8 km (Seksi 3). Fungsi: Melayani akses ke kawasan pendidikan tinggi dan menengah, termasuk Sekolah Taruna Nusantara. Progres: 100 persen.
  4. Paket D: Konektivitas Kawasan Investasi Panjang: 2,2 km (Seksi 5). Fungsi: Mendukung logistik di kawasan investasi, seperti pergudangan Sunhub yang ramah lingkungan. Progres: 100 persen.
  5. Paket E: Lingkar Fasilitas Publik Panjang: 2,2 km. Fungsi: Jalan lingkar yang menghubungkan Lapangan PSSI dengan RS Mayapada, memudahkan akses darurat kesehatan. Progres: 99 persen.
  6. Paket F: Penghubung Exit Tol Pulau Balang Panjang: 2,5 km. Fungsi: Paket paling kompleks, menghubungkan perpanjangan Jalan Tol Seksi 6C, melewati RS Abdi Waluyo, hingga exit tol utama sebagai pintu masuk logistik ke KIPP. Progres: 100 persen.
  7. Paket G: Akses Pendukung Seksi 4 Panjang: 1 km (Seksi 4). Fungsi: Akses tambahan efisien ke Sekolah Taruna Nusantara. Progres: 100 persen.

Dengan mayoritas paket sudah rampung, jaringan ini segera bisa difungsikan penuh, mendukung percepatan aktivitas di KIPP.

 

Konteks Lebih Luas: IKN Masuk Tahap II Pembangunan 2026

Pencapaian ini selaras dengan shift besar di 2026. Berdasarkan Perpres Nomor 79 Tahun 2025, fokus pembangunan bergeser dari infrastruktur dasar ke penguatan fungsi sebagai ibu kota politik. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan komitmen untuk sistem transportasi terintegrasi, aman, dan efisien.

Tahun ini, IKN didukung anggaran APBN Rp6 triliun, plus investasi swasta murni Rp66,5 triliun dan KPBU Rp158,73 triliun. Proyek lain seperti Istana Wakil Presiden (progres 96,28 persen, target operasi kuartal I 2026), hunian TNI/Polri (93,53 persen), dan gedung DPR/MPR juga dikebut. Ini semua untuk memastikan IKN siap menampung migrasi ASN masif dan aktivitas pemerintahan.

Dari pengalaman meliput proyek nasional besar, saya tahu bahwa konektivitas jalan seperti ini adalah kunci multiplier effect: membuka investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas hidup warga lokal.

Meski progres menggembirakan, tantangan tetap ada, seperti koordinasi antarinstansi dan penyesuaian dengan kondisi alam Kalimantan. Namun, Otorita IKN telah menunjukkan kemampuan percepatan, termasuk pemantauan harian.

Ke depan, jaringan 1B-1C ini akan menjadi fondasi bagi IKN yang hijau dan smart. Dengan integrasi ke tol akses utama dan fasilitas publik, IKN bukan hanya pindah ibu kota, tapi transformasi menuju kota masa depan yang inklusif.

Saya optimistis, pencapaian 7 paket ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah. Mari kita kawal bersama agar IKN benar-benar menjadi nusantara yang maju dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 

Also Read
Latest News
  • Pembangunan IKN Tancap Gas: 7 Paket Jalan Strategis di KIPP Hampir 100 Persen, Siap Dukung Mobilitas Ibu Kota Baru
  • Pembangunan IKN Tancap Gas: 7 Paket Jalan Strategis di KIPP Hampir 100 Persen, Siap Dukung Mobilitas Ibu Kota Baru
  • Pembangunan IKN Tancap Gas: 7 Paket Jalan Strategis di KIPP Hampir 100 Persen, Siap Dukung Mobilitas Ibu Kota Baru
  • Pembangunan IKN Tancap Gas: 7 Paket Jalan Strategis di KIPP Hampir 100 Persen, Siap Dukung Mobilitas Ibu Kota Baru
  • Pembangunan IKN Tancap Gas: 7 Paket Jalan Strategis di KIPP Hampir 100 Persen, Siap Dukung Mobilitas Ibu Kota Baru
  • Pembangunan IKN Tancap Gas: 7 Paket Jalan Strategis di KIPP Hampir 100 Persen, Siap Dukung Mobilitas Ibu Kota Baru
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad