Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Kebakaran Besar Melanda Pasar Kasongan Kalteng: 15 Rumah dan Dua Sekolah Hangus, Ratusan Warga Terdampak

 

source:Media sosial

Katingan, Kalimantan Tengah — Sebuah kebakaran hebat melanda kawasan Komplek Pasar Kasongan, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Minggu malam, 25 Januari 2026. Insiden ini menghanguskan sedikitnya 15 rumah dan ruko, serta dua bangunan sekolah, dan berdampak pada ratusan jiwa warga dan pelajar, menurut keterangan otoritas setempat dan saksi mata.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ini memicu kepanikan warga setempat. Api pertama kali terlihat di sekitar Jalan Bungai RT 007 RW 004, tepatnya di bagian belakang sebuah warung yang dikenal dengan nama Warung Acil Ulau. Saksi di lokasi mengatakan kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya dalam hitungan menit.


Penyebab dan Kondisi Api

Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Katingan, Markus, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik atau arus pendek di salah satu fasilitas di kawasan pasar. Faktor hembusan angin kencang, bahan bangunan yang mudah terbakar, serta padatnya susunan bangunan rumah dan toko mempercepat perambatan api ke bangunan lain.

Api baru berhasil dipadamkan setelah bertahan selama sekitar tujuh jam, berkat upaya petugas pemadam kebakaran (Damkar), relawan, serta dukungan dari alat pemadam tambahan. Dalam pemadaman, lebih dari 5.000 liter air dari unit Water Supply digunakan untuk meredam kobaran api hingga akhirnya dapat dikendalikan pada pukul dini hari Senin, 26 Januari 2026.


Bangunan dan Warga yang Terdampak

Dampak kebakaran ini sangat luas. Setidaknya 15 bangunan rumah dan ruko di kawasan komplek pasar hangus dilalap api. Dua fasilitas pendidikan — Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al Badar Kasongan dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Katingan — juga ikut terdampak sehingga aktivitas belajar mengajar di kedua sekolah ini terhenti sementara.

Selain itu, sejumlah siswa dan warga terpaksa mengungsi atau belajar di lokasi sementara karena ruang kelas mereka habis terbakar. Data awal menunjukkan ratusan jiwa, termasuk puluhan siswa, merasakan dampak langsung dari musibah ini. Para siswa MIN dan MTS diperkirakan harus menyesuaikan kegiatan belajar dengan pemindahan sementara ruang kelas atau penyusunan program pembelajaran darurat.

Meskipun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah, otoritas setempat menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, puluhan keluarga kehilangan rumah, tempat usaha, dan fasilitas pendidikan anak-anak mereka.


Upaya Pemulihan dan Dukungan

Pemerintah Kabupaten Katingan merespons dengan cepat setelah kebakaran. Bupati Katingan, Saiful, turun langsung meninjau lokasi pada Senin, 26 Januari 2026 untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal. Dalam kunjungannya, ia menginstruksikan pendataan cepat terhadap warga yang terdampak dan menyusun langkah pemulihan jangka pendek bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Bupati juga menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Pendataan ini penting agar bantuan sosial — seperti sembako, keperluan sehari-hari, dan dukungan psikososial — dapat diberikan tepat sasaran.

Tidak hanya pemerintah daerah, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Katingan bersama Fraksi PKB DPRD juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak untuk meringankan beban awal mereka, seperti beras, telur, dan mie instan. Aksi solidaritas ini dilakukan secara simbolis di kantor Kelurahan Kasongan Lama.


Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Kepolisian Resor Katingan telah memasang garis polisi (police line) di lokasi dan memulai proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk mendukung penyelidikan, rencananya tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dari Banjarmasin dijadwalkan hadir untuk mengumpulkan barang bukti, termasuk sisa kabel listrik dan komponen lain yang dapat mengungkap asal api.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Katingan, Iptu Gusti Adabi, menyatakan bahwa pihaknya ingin segera mengetahui titik awal munculnya api serta penyebab yang lebih akurat. Hasil investigasi Puslabfor diharapkan mampu memberikan gambaran ilmiah mengenai faktor penyebab kebakaran ini.


Dampak Sosial dan Pendidikan

Kebakaran di Pasar Kasongan tak hanya menghancurkan bangunan fisik, namun juga mengguncang kehidupan sosial dan pendidikan masyarakat setempat. Dengan sejumlah sekolah yang rusak parah, proses belajar mengajar harus disusun ulang melalui koordinasi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan orang tua siswa.

Situasi ini juga memicu kebutuhan penyediaan fasilitas darurat seperti kelas sementara dan dukungan psikososial bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat kejadian ini. Pemerintah dan komunitas lokal tengah mencari solusi terbaik agar proses pendidikan tetap berjalan tanpa gangguan panjang.

Kebakaran besar di Pasar Kasongan, Katingan, Kalimantan Tengah telah menghanguskan rumah warga, tempat usaha, dan fasilitas sekolah, memicu gelombang solidaritas publik dan serangkaian langkah pemulihan oleh otoritas setempat. Penyelidikan lanjutan oleh Puslabfor diharapkan mampu mengungkap penyebab pastinya.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  • Kebakaran Besar Melanda Pasar Kasongan Kalteng: 15 Rumah dan Dua Sekolah Hangus, Ratusan Warga Terdampak
  • Kebakaran Besar Melanda Pasar Kasongan Kalteng: 15 Rumah dan Dua Sekolah Hangus, Ratusan Warga Terdampak
  • Kebakaran Besar Melanda Pasar Kasongan Kalteng: 15 Rumah dan Dua Sekolah Hangus, Ratusan Warga Terdampak
  • Kebakaran Besar Melanda Pasar Kasongan Kalteng: 15 Rumah dan Dua Sekolah Hangus, Ratusan Warga Terdampak
  • Kebakaran Besar Melanda Pasar Kasongan Kalteng: 15 Rumah dan Dua Sekolah Hangus, Ratusan Warga Terdampak
  • Kebakaran Besar Melanda Pasar Kasongan Kalteng: 15 Rumah dan Dua Sekolah Hangus, Ratusan Warga Terdampak
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad