Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Korban Banjir Lumpur dan Tanah Longsor di Aceh

Ilustrasi AI

Banda Aceh, 3 Januari 2026 – Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) secara pribadi menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 3,5 miliar kepada masyarakat Provinsi Aceh yang terdampak bencana banjir lumpur dan tanah longsor. Penyerahan dilakukan pada Jumat, 2 Januari 2026, dalam rangkaian kunjungan kerja ke wilayah Sumatera.

Rombongan Gubernur Kaltim tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, sekitar pukul 02.45 WIB dini hari. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Wakil Gubernur Aceh H Fadhlullah, Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Acara penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis di Banda Aceh, kemudian dilanjutkan dengan penyaluran langsung ke Kabupaten Pidie Jaya, salah satu daerah yang paling parah terdampak bencana. Rincian bantuan yang disalurkan mencakup:

  • Rp 1,5 miliar untuk Pemerintah Provinsi Aceh, sebagai dukungan umum pemulihan pascabencana
  • Rp 1 miliar untuk Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, untuk kebutuhan rehabilitasi infrastruktur dasar dan pemulihan ekonomi masyarakat
  • Rp 700 juta berupa bantuan logistik berisi kebutuhan dasar, seperti sembako, hygiene kit, selimut, pakaian anak-anak, dan perlengkapan rumah tangga lainnya bagi korban langsung
  • Rp 300 juta khusus untuk penyediaan sarana air bersih melalui program yang dijalankan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Timur di Kabupaten Pidie Jaya

“Bencana alam tidak mengenal batas wilayah atau suku. Solidaritas sesama anak bangsa harus diwujudkan dengan aksi nyata. Kami datang membawa bantuan sekaligus simpati dan doa dari seluruh masyarakat Kalimantan Timur. Semoga ini bisa meringankan beban saudara-saudara kami di Aceh,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

Ia menambahkan bahwa bantuan ini merupakan kelanjutan dari program Kaltim Peduli Bencana yang telah dijalankan sejak tahun 2023. Program tersebut menggalang dana secara swadaya dari masyarakat, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen di Kalimantan Timur. Semua bantuan yang disalurkan berasal dari sumbangan sukarela, bukan dari APBD provinsi, sebagai bentuk kepedulian sosial murni.

Sebelum kunjungan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah menyalurkan bantuan tahap awal senilai Rp 7,5 miliar kepada tiga provinsi terdampak di wilayah Sumatera pada akhir Desember 2025. Bantuan tersebut dibagi rata: Rp 2,5 miliar untuk Provinsi Aceh, Rp 2,5 miliar untuk Sumatra Utara, dan Rp 2,5 miliar untuk Sumatra Barat. Dengan tambahan Rp 3,5 miliar yang diserahkan kali ini, total dukungan dari Kaltim untuk pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera telah mencapai lebih dari Rp 11 miliar.

Wakil Gubernur Aceh H Fadhlullah dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta seluruh masyarakat Kaltim. Ia menjelaskan kondisi terkini di lapangan, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya, di mana banjir lumpur dan tanah longsor akibat curah hujan ekstrem telah mengubah sebagian besar lahan persawahan menjadi daratan tertutup material lumpur tebal. Di beberapa lokasi, ketinggian lahan persawahan bahkan lebih tinggi dari badan jalan raya, sehingga akses transportasi dan distribusi bantuan menjadi sangat sulit.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami mengapresiasi solidaritas dari saudara-saudara di Kalimantan Timur. Ini menjadi bukti bahwa Indonesia tetap satu dalam suka dan duka, terutama di saat musibah,” kata H Fadhlullah.

Kunjungan Gubernur Rudy Mas’ud juga diikuti oleh rombongan penting dari Kalimantan Timur, antara lain Ketua TP PKK Provinsi Kaltim Hj Sarifah Suraidah Harum, Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim M Faisal, serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Timur Dasmiah.

Bencana banjir lumpur dan tanah longsor yang melanda Aceh, terutama Kabupaten Pidie Jaya, terjadi pada akhir Desember 2025 akibat curah hujan ekstrem yang berkepanjangan. Data dari BPBD Aceh mencatat kerusakan infrastruktur yang cukup parah: ribuan rumah rusak, ratusan hektare lahan pertanian tertimbun lumpur, akses jalan utama terputus, dan puluhan korban jiwa serta ribuan jiwa mengungsi.

Bantuan dari Kaltim diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Penyaluran logistik langsung ke Pidie Jaya juga melibatkan koordinasi ketat dengan BPBD setempat agar bantuan tepat sasaran, tidak tumpang tindih, dan benar-benar sampai ke tangan korban.

Solidaritas antarprovinsi ini menjadi contoh nyata gotong royong nasional dalam menghadapi musibah. Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa program Kaltim Peduli Bencana akan terus berjalan sebagai wujud tanggung jawab sosial masyarakat Kalimantan Timur terhadap saudara-saudara di seluruh Indonesia yang mengalami bencana.

Dengan dukungan ini, masyarakat Aceh, khususnya di Pidie Jaya, diharapkan dapat segera bangkit kembali dan memulai tahap pemulihan secara bertahap. Kebersamaan seperti ini menjadi penguat persatuan bangsa di tengah tantangan bencana alam yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim dan faktor lingkungan lainnya.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  • Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Korban Banjir Lumpur dan Tanah Longsor di Aceh
  • Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Korban Banjir Lumpur dan Tanah Longsor di Aceh
  • Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Korban Banjir Lumpur dan Tanah Longsor di Aceh
  • Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Korban Banjir Lumpur dan Tanah Longsor di Aceh
  • Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Korban Banjir Lumpur dan Tanah Longsor di Aceh
  • Gubernur Kaltim Serahkan Bantuan Rp 3,5 Miliar untuk Korban Banjir Lumpur dan Tanah Longsor di Aceh
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad