Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Kado Ulang Tahun dari Pemprov: Murung Raya Dapat Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis

  

Ilustrasi AI

Di tengah semarak perayaan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Murung Raya, suasana di Stadion Mini Puruk Cahu pagi itu tak hanya diwarnai oleh gegap gempita seremonial ulang tahun. Ada yang jauh lebih bermakna: pasar murah dan layanan kesehatan gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) sebagai bentuk kepedulian konkret terhadap masyarakat di salah satu kabupaten terluar di jantung Kalimantan.

Kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan yang lewat begitu saja. Di balik tenda-tenda sederhana dan antrean warga yang memanjang, tersimpan misi besar: meredam laju inflasi kebutuhan pokok dan memastikan kesehatan tetap dalam jangkauan masyarakat. Aksi ini adalah bentuk nyata dari kehadiran negara di pelosok, di mana jarak ke pusat distribusi dan layanan publik sering kali menjadi kendala utama dalam pemerataan kesejahteraan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, turun langsung memimpin kegiatan ini. Sosok yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapperida) itu hadir bersama sejumlah pejabat dari perangkat daerah seperti Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Adiah Chandra Sari, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Farid Wajdi, serta perwakilan dari Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) dan Biro Pemerintahan.

Leonard tak datang dengan tangan kosong. Ia membawa salam hangat dari Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, sebagai bentuk penghormatan terhadap seluruh masyarakat Murung Raya. “Hari ini dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Murung Raya ke-23, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, melalui Bapak Gubernur Agustiar Sabran, menyampaikan salam hangat untuk seluruh warga,” ucap Leonard di hadapan masyarakat yang antusias.

Namun bukan hanya salam yang dibawa. Di bawah tenda pasar murah, ratusan paket sembako disediakan dengan harga sangat terjangkau. Dalam satu paket, warga bisa mendapatkan beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter. Harga yang ditawarkan pun sangat ramah kantong, hanya Rp 15.000 per paket. Padahal, nilai riil dari isi paket itu mencapai Rp 146.750. Artinya, pemerintah provinsi memberikan subsidi hingga Rp 131.750 untuk setiap paket yang dijual. Ini bukan sekadar potongan harga; ini adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap daya beli rakyatnya.

“Pemerintah hadir untuk menjaga agar harga tidak melambung. Di Pasar Murah ini, kami juga berikan subsidi langsung,” jelas Leonard dengan tegas. Dalam penjelasannya, Leonard juga menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan strategi Pemprov Kalteng untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok yang kerap melonjak, terutama di daerah-daerah dengan akses logistik terbatas seperti Murung Raya.

Namun perhatian Pemprov Kalteng tidak berhenti di urusan perut saja. Di lokasi yang sama, tenda layanan kesehatan gratis juga dipenuhi warga yang ingin memeriksakan diri. Mulai dari cek tekanan darah, gula darah, hingga konsultasi kesehatan umum diberikan tanpa pungutan biaya sepeser pun. Leonard menekankan pentingnya layanan ini sebagai bagian dari prasyarat dasar pembangunan: masyarakat yang sehat adalah fondasi dari kemajuan daerah.

“Orang Murung Raya harus sehat dan bahagia. Biar panjang umur dan berkah selalu hadir di tanah ini,” kata Leonard. Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga semangat gotong royong dan mendukung berbagai program pemerintah daerah yang dirancang untuk kesejahteraan bersama.

“Mari kita dukung program Bupati, demi Murung Raya Hebat, makin maju dan makin sejahtera,” tambahnya, menegaskan komitmen sinergi antara Pemprov dan Pemkab.

Ucapan Leonard itu disambut hangat oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, yang hadir langsung menyampaikan rasa terima kasihnya. Dalam sambutannya, Heriyus menyebut bantuan yang diberikan Pemprov sangat berarti bagi warganya. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya membawa manfaat ekonomi, tapi juga mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Terima kasih Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Terima kasih Pak Gubernur. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujar Heriyus. Ia kemudian menjelaskan bahwa pasar murah dan layanan kesehatan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT Murung Raya ke-23 yang mengusung semangat pemerataan dan kesejahteraan.

Apa yang dilakukan Pemprov Kalteng di Murung Raya mencerminkan model intervensi sosial yang sangat dibutuhkan di daerah dengan keterbatasan akses. Bukan hanya sekali-sekali datang, tapi hadir dengan membawa solusi, meredam tekanan ekonomi, dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk hidup sehat dan layak. Bagi warga Murung Raya, kehadiran ini bukan hanya soal paket sembako atau pemeriksaan tekanan darah—ini soal kehadiran pemerintah yang terasa dan menyentuh langsung kebutuhan mereka.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur megah dan angka-angka statistik. Ia adalah tentang bagaimana menjangkau rakyat hingga ke wilayah yang jauh dari sorotan, menyediakan kebutuhan dasar, dan memastikan bahwa tidak ada warga yang merasa ditinggalkan. Dan hari itu, di tengah teriknya matahari dan keriuhan tenda biru, rakyat Murung Raya tahu: pemerintah mereka benar-benar datang.

Also Read
Latest News
  • Kado Ulang Tahun dari Pemprov: Murung Raya Dapat Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis
  • Kado Ulang Tahun dari Pemprov: Murung Raya Dapat Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis
  • Kado Ulang Tahun dari Pemprov: Murung Raya Dapat Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis
  • Kado Ulang Tahun dari Pemprov: Murung Raya Dapat Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis
  • Kado Ulang Tahun dari Pemprov: Murung Raya Dapat Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis
  • Kado Ulang Tahun dari Pemprov: Murung Raya Dapat Sembako Murah dan Layanan Kesehatan Gratis
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad