Mengaspal Menuju Masa Depan: Tol IKN dan Transformasi Menuju Smart Forest City

Tol IKN Siap Dilintasi Saat HUT RI ke-79: Perjalanan Menuju Smart Forest City


Sebuah tonggak bersejarah akan terjadi saat peringatan upacara HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2024. Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN), sepanjang 27 kilometer, siap beroperasi fungsional. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dengan tegas memastikan hal ini pada Selasa (7/5/2024).

 

Tiga segmen Jalan Tol IKN saat ini tengah dalam proses penyelesaian yang cukup intensif. Mulai dari Jalan Tol IKN Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau yang membentang sepanjang 13,4 kilometer, kondisinya sudah mulai memulus dengan permukaan beraspal. Kemudian, Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung, sepanjang 7,3 kilometer, juga sudah tampak memakai rigid pavement dan siap dilintasi dengan lancar. Namun, masih terdapat beberapa titik yang masih berupa tanah terbuka. Sementara itu, Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang, sepanjang 6,7 kilometer, masih dalam tahap perkerasan.

 

Basuki menjelaskan bahwa jalur sepanjang 27 kilometer ini dimulai dari kilometer 8 Tol Balikpapan-Samarinda hingga ke Jembatan Pulau Balang. "Itu yang akan kita optimalkan, kita manfaatkan pada 17 Agustus satu arah dari Pulang Balang, tiga lajur," ujarnya.

 

Pembangunan tol ini, menurut Basuki, secara keseluruhan berjalan cukup lancar tanpa banyak kendala. Dia pun optimistis bahwa tol ini akan mampu mengurangi waktu tempuh dari Balikpapan ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, dari semula 2 jam menjadi hanya 45 menit. "Secara fisik tidak ada hambatan, tetapi ada sedikit hambatan di lokasinya, tetapi kita upayakan akan selesai semua Agustus," tambahnya.

 

Jalur tol ini menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN di Penajam Paser Utara, dan akan melintasi jalan Tol IKN serta Jembatan Pulau Balang.

 

Kementerian PUPR menargetkan penyelesaian tahap pertama jalan tol menuju IKN di Kalimantan Timur pada bulan Juli. Salah satu hal menarik dari proyek ini adalah penanaman pohon-pohon endemik Kalimantan di sepanjang sisi kanan dan kiri jalan. Ini sejalan dengan prinsip pembangunan IKN sebagai kota hutan dan kota pintar (smart forest city).

 

Tidak hanya jalur tol, peningkatan konektivitas menuju IKN juga dilakukan dengan melanjutkan kegiatan beautifikasi Jembatan Pulau Balang yang konstruksinya telah selesai pada tahun 2021. Pekerjaan pengamanan dan beautifikasi dimulai sejak September 2022. Ini mencakup instalasi Structural Health Monitoring System (SHMS), armor blok beton, taman lanskap di area gedung Pusat Informasi Jembatan (PIJ), playground, ruko, toilet umum, masjid, pos jaga, floating dock, panel surya, dan amphitheatre.

Next Post Previous Post