Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Strategi PAN Banjarmasin Membekali Kader Hadapi Pemilu Lewat Literasi Digital

gambar hanya ilustrasi

Banjarmasin - Dewan Pengurus Daerah Partai Amanat Nasional Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan mesin politik menghadapi kontestasi demokrasi masa depan. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia internal partai agar lebih adaptif dan cakap dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi yang masif. Transformasi digital ini dinilai menjadi kunci utama bagi partai politik untuk menjangkau konstituen secara lebih luas, efektif, dan transparan tanpa meninggalkan esensi pendidikan politik yang santun kepada masyarakat.

Ketua DPD PAN Kota Banjarmasin H Harry Wijaya menjelaskan bahwa dinamika politik modern menuntut setiap kader partai untuk tidak hanya hadir secara fisik di tengah masyarakat, melainkan juga aktif membangun diskursus yang sehat di ruang-ruang virtual. Atas dasar kesadaran tersebut, partainya menggelar workshop khusus bertajuk kader partai era digital yang memfokuskan materi pada kecerahan regulasi, kebijaksanaan dalam bermedia sosial, serta integritas moral dalam berpolitik. Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Harper Banjarmasin ini diikuti oleh seluruh pengurus dan kader dari tingkat kecamatan hingga ranting se-Kota Banjarmasin dengan antusiasme yang tinggi.

Menurut Harry, penguasaan teknologi digital harus diiringi dengan pemahaman regulasi yang baik agar kehadiran kader di dunia maya tidak justru mencederai aturan pemilu yang berlaku. Di era keterbukaan informasi saat ini, media sosial sering kali menjadi pedang bermata dua yang dapat mendongkrak popularitas sekaligus menjatuhkan kredibilitas jika tidak dikelola dengan bijak. Oleh karena itu, partainya berkomitmen untuk mencetak kader-kader yang mampu menyampaikan gagasan secara santun, beretika, serta mampu menjadi penangkal arus informasi menyesatkan atau disinformasi yang kerap mencuat menjelang pesta demokrasi.

Konsolidasi internal yang berfokus pada penguatan kapasitas digital ini juga melengkapi kerja-kerja politik terstruktur yang sebelumnya telah dilakukan partai, termasuk penguatan jaringan di tingkat akar rumput hingga ke seluruh kelurahan di wilayah setempat. Pihaknya menyadari bahwa kekuatan struktural yang solid harus berjalan selaras dengan kematangan mental dan intelektual kader di lapangan. Dengan demikian, setiap kader PAN diharapkan mampu menjelma sebagai agen perubahan yang membawa manfaat nyata sekaligus menjadi teladan dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat perkotaan yang heterogen.

Langkah proaktif yang diambil oleh DPD PAN Kota Banjarmasin ini mendapatkan apresiasi luas dari penyelenggara pemilu setempat. Anggota KPU Kota Banjarmasin Subhani menilai inisiatif tersebut sebagai bentuk pendidikan politik yang sangat positif dan konstruktif. Keterlibatan penyelenggara pemilu baik dari unsur KPU maupun Bawaslu sebagai narasumber dalam kegiatan internal partai merupakan wujud sinergi yang patut diapresiasi dalam membangun ekosistem pemilu yang transparan dan akuntabel. Melalui kegiatan edukatif seperti ini, para peserta mendapatkan pencerahan langsung mengenai batasan-batasan hukum serta aturan main kampanye digital yang diatur secara ketat oleh regulasi perundang-undangan.

Dalam pemaparan materinya, pihak KPU mengingatkan bahwa tahapan kampanye yang memanfaatkan media sosial memiliki mekanisme pelaporan akun resmi yang wajib dipatuhi oleh setiap peserta pemilu. Sementara itu, pada masa di luar tahapan pemilu seperti saat ini, para kader partai tetap diberikan kebebasan seluas-luasnya untuk berkreasi dan melakukan sosialisasi secara positif, asalkan senantiasa mengedepankan prinsip kesantunan dan kepatuhan terhadap hukum. Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan Badan Pengawas Pemilu Kota Banjarmasin Barkatullah Amin yang menekankan pentingnya peran aktif pengurus partai dalam mengedukasi publik agar partisipasi masyarakat pada pemilu mendatang tidak hanya tinggi secara kuantitas, tetapi juga berkualitas secara substansi.

Dengan berbagai pembekalan komprehensif yang telah diterima, DPD PAN Kota Banjarmasin menyatakan kesiapan penuh secara struktur maupun strategi untuk menghadapi seluruh tahapan menuju Pemilu tahun 2029. Penguatan kapasitas kader di bidang digital ini diyakini akan menjadi salah satu daya dorong utama dalam memenangkan hati masyarakat melalui cara-cara yang bermartabat. Partai berlambang matahari putih ini optimistis bahwa kombinasi antara kerja politik konvensional yang menyentuh langsung denyut nadi rakyat dan penguasaan strategi komunikasi digital yang matang akan mampu melahirkan wakil-wakil rakyat yang kredibel, amanah, serta benar-benar mendedikasikan diri bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Also Read
Latest News
  • Strategi PAN Banjarmasin Membekali Kader Hadapi Pemilu Lewat Literasi Digital
  • Strategi PAN Banjarmasin Membekali Kader Hadapi Pemilu Lewat Literasi Digital
  • Strategi PAN Banjarmasin Membekali Kader Hadapi Pemilu Lewat Literasi Digital
  • Strategi PAN Banjarmasin Membekali Kader Hadapi Pemilu Lewat Literasi Digital
  • Strategi PAN Banjarmasin Membekali Kader Hadapi Pemilu Lewat Literasi Digital
  • Strategi PAN Banjarmasin Membekali Kader Hadapi Pemilu Lewat Literasi Digital
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad