Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Bank Indonesia Kaltim Sebut Strategi 4K Terbukti Efektif Kendalikan Inflasi di Tengah Tiga HBKN

 

Ilustrasi AI

Samarinda – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) mengumumkan bahwa Strategi 4K berhasil menjaga stabilitas harga meski Maret 2026 dihadapkan pada tiga Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) sekaligus. Inflasi bulanan Kaltim tercatat hanya 0,72 persen, menunjukkan efektivitas kebijakan pengendalian yang diterapkan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim, Jajang Hermawan, yang juga menjabat Wakil Ketua II TPID Kaltim, menyatakan bahwa pendekatan 4K – yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif – terbukti ampuh meredam tekanan inflasi selama periode Ramadhan, Nyepi, dan persiapan Idul Fitri. “Langkah pengendalian inflasi melalui strategi 4K ini pun diperkuat dengan sinergi oleh TPID Kaltim bersama kabupaten/kota,” ujar Jajang di Samarinda, Jumat (3/4/2026).

Menurut data BI Kaltim, Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kaltim pada Maret 2026 mengalami inflasi month-to-month (mtm) sebesar 0,72 persen, naik tipis dari 0,60 persen pada bulan sebelumnya. Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi Kaltim berada di level 3,31 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,48 persen. Inflasi tahun berjalan (year-to-date/ytd) tercatat 1,37 persen.

Jajang menjelaskan bahwa kenaikan inflasi Maret terutama didorong oleh peningkatan permintaan bahan pangan strategis selama HBKN. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat inflasi 1,74 persen (mtm) dengan andil 0,52 persen. Sementara kelompok transportasi memberikan andil 0,11 persen akibat tingginya mobilitas masyarakat dan okupansi penerbangan yang melonjak, termasuk extra flight menjelang Lebaran.


Implementasi Strategi 4K di Lapangan

Untuk menjaga keterjangkauan harga, TPID Kaltim menggelar 83 kegiatan gerakan pangan murah, operasi pasar, dan pasar murah di berbagai wilayah sepanjang Maret 2026. Samarinda menjadi yang teraktif dengan 33 kegiatan, diikuti Kutai Kartanegara (16 kali), Kutai Barat (14 kali), Bontang (8 kali), Mahakam Ulu (6 kali), dan Berau (6 kali).

“Melalui gerakan pangan murah ini, masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sehingga membantu meredam ekspektasi kenaikan harga di pasar,” tambah Jajang.

Aspek ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi juga mendapat perhatian serius. BI Kaltim bersama pemerintah daerah memantau pasokan komoditas utama seperti beras, cabai, bawang, daging, dan telur agar tidak terjadi kekurangan di lapangan. Koordinasi dengan distributor dan produsen lokal diperkuat untuk memperlancar rantai pasok, terutama menjelang puncak permintaan Lebaran.

Sementara itu, komunikasi efektif dilakukan melalui rapat rutin TPID dan rapat tingkat tinggi guna merespons cepat gejolak harga. Informasi harga dan ketersediaan barang secara transparan disampaikan kepada masyarakat agar ekspektasi inflasi tetap terkendali.


Sinergi TPID dan Prospek ke Depan

Jajang Hermawan menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi tidak lepas dari sinergi erat antara BI, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan. “Ke depan, TPID akan terus menjaga konsistensi pelaksanaan strategi 4K serta memperkuat langkah mitigasi dini,” katanya.

Ia optimistis stabilitas harga dapat terus terjaga, daya beli masyarakat terpelihara, dan roda perekonomian daerah tetap berputar positif. Strategi ini dinilai sangat relevan mengingat Kalimantan Timur sedang memasuki fase pembangunan IKN yang membutuhkan kestabilan ekonomi makro.

Inflasi yang terkendali memberikan ruang bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas. Dengan inflasi tahunan di bawah rata-rata nasional, Kaltim semakin menarik bagi investor dan mendukung daya saing daerah di tengah transisi ibu kota negara.


Dampak terhadap Masyarakat dan Ekonomi Lokal

Bagi masyarakat Kalimantan Timur, keberhasilan strategi 4K berarti harga kebutuhan sehari-hari lebih stabil, terutama selama bulan puasa dan menjelang Idul Fitri. Pedagang kecil dan menengah juga merasakan manfaatnya karena pasokan tetap lancar sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan.

Pemerintah daerah pun mendapat manfaat dari inflasi yang terkendali, karena dapat lebih fokus pada program-program pembangunan tanpa terganggu oleh gejolak harga yang tinggi. Di era pembangunan IKN, stabilitas harga menjadi faktor penting untuk menarik tenaga kerja dan mendukung aktivitas ekonomi di kawasan penyangga.

BI Kaltim terus mendorong inovasi dalam pengendalian inflasi, termasuk pemanfaatan teknologi dan aplikasi pemantauan harga berbasis data real-time. Pendekatan berbasis data ini diharapkan dapat membuat respons terhadap gejolak harga semakin cepat dan tepat.


Komitmen Jangka Panjang

Strategi 4K bukan sekadar solusi jangka pendek. BI Kaltim dan TPID berkomitmen menjadikannya sebagai pondasi utama pengendalian inflasi hingga tahun-tahun mendatang. Dengan terus memperkuat koordinasi antarlembaga dan melibatkan masyarakat, diharapkan inflasi Kaltim dapat tetap berada dalam kisaran sasaran yang aman.

Masyarakat diimbau untuk ikut berperan aktif dengan bijak dalam berbelanja, tidak panic buying, dan melaporkan jika menemukan praktik perdagangan tidak sehat. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci utama menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Dengan inflasi yang berhasil dikendalikan di tengah tekanan musiman HBKN, BI Kaltim membuktikan bahwa strategi yang tepat dan sinergi yang kuat mampu menjaga perekonomian Kalimantan Timur tetap resilien. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi modal berharga menuju tahun 2026 yang penuh tantangan sekaligus peluang di era IKN.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  • Bank Indonesia Kaltim Sebut Strategi 4K Terbukti Efektif Kendalikan Inflasi di Tengah Tiga HBKN
  • Bank Indonesia Kaltim Sebut Strategi 4K Terbukti Efektif Kendalikan Inflasi di Tengah Tiga HBKN
  • Bank Indonesia Kaltim Sebut Strategi 4K Terbukti Efektif Kendalikan Inflasi di Tengah Tiga HBKN
  • Bank Indonesia Kaltim Sebut Strategi 4K Terbukti Efektif Kendalikan Inflasi di Tengah Tiga HBKN
  • Bank Indonesia Kaltim Sebut Strategi 4K Terbukti Efektif Kendalikan Inflasi di Tengah Tiga HBKN
  • Bank Indonesia Kaltim Sebut Strategi 4K Terbukti Efektif Kendalikan Inflasi di Tengah Tiga HBKN
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad