Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Kawasan Konservasi TNK Kaltim Dibuka Selama Libur Lebaran 2026: Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park Siap Sambut Ribuan Wisatawan dengan Petualangan Alam dan Edukasi Pelestarian

Ilustrasi AI

Bontang – Menjelang libur panjang Idul Fitri 1447 H tahun 2026, dua kawasan konservasi unggulan di Taman Nasional Kutai (TNK), Kalimantan Timur, resmi dibuka untuk umum. Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park (BMP) menjadi destinasi favorit bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan dengan nuansa alam tropis yang asri sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Kutai (SPTN) Wilayah I Sangatta, Budi Isnaini, memastikan kesiapan penuh pihak pengelola. “Kami memastikan Taman Nasional Kutai siap menyambut pengunjung yang ingin menikmati libur Idul Fitri dengan nuansa pelestarian lingkungan,” ujar Budi Isnaini di Bontang, Senin (23/3/2026), seperti dikutip Antara.

Pembukaan ini bukan sekadar rekreasi biasa. TNK tetap memegang teguh prinsip konservasi melalui sistem zonasi yang ketat guna melindungi satwa endemik seperti orangutan. Dengan demikian, wisatawan dapat menikmati keindahan alam tanpa mengganggu ekosistem yang rapuh di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.


Daya Tarik Sangkima Jungle Park: Petualangan di Hutan Dataran Rendah

Salah satu primadona di TNK adalah Sangkima Jungle Park, yang menawarkan pengalaman trekking mendalam di tengah hutan tropis dataran rendah. Pengunjung diajak menyusuri jalur penjelajahan sepanjang 5 kilometer yang penuh tantangan dan kejutan alam.

Keistimewaan utama kawasan ini adalah keberadaan pohon ulin raksasa berusia lebih dari 1.000 tahun dengan diameter batang mencapai 2,52 meter. Pohon langka ini menjadi saksi bisu kekayaan biodiversitas Kalimantan yang harus dijaga.

Fasilitas penunjang semakin lengkap dan siap memberikan sensasi petualangan berkesan. “Fasilitas penunjang, seperti jembatan gantung di atas Sungai Sangkima dan area rumah pohon siap memberikan pengalaman petualangan alam yang berkesan,” kata Budi Isnaini.

Bagi pecinta adrenalin, jembatan gantung menjadi spot favorit untuk berfoto sambil menikmati panorama sungai di bawahnya. Sementara rumah pohon (treehouse) memberikan perspektif baru melihat hutan dari ketinggian.


Keindahan Bontang Mangrove Park: Surga Pesisir yang Tenang

Bagi yang lebih menyukai suasana santai, Bontang Mangrove Park menjadi pilihan tepat. Kawasan hutan pesisir seluas 279 hektare ini menyuguhkan keindahan bakau alami yang rimbun dan damai.

Pengunjung diajak berjalan santai menyusuri jembatan kayu ulin sepanjang 2,15 kilometer yang membelah kawasan mangrove. Jembatan ini tidak hanya fungsional, tetapi juga menjadi elemen estetika yang memperkaya pengalaman wisata.

Destinasi ini menjadi rumah aman bagi berbagai satwa liar. “Destinasi pelestarian pesisir ini menjadi rumah perlindungan yang aman bagi kawanan bekantan, monyet ekor panjang, serta beragam spesies burung eksotis,” jelas Budi.

Suara burung, angin sepoi-sepoi, dan panorama bakau yang hijau menjadi terapi alami bagi warga kota yang lelah dengan hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari. BMP sangat cocok untuk liburan keluarga, fotografi alam, maupun kegiatan edukasi anak tentang pentingnya ekosistem mangrove.


Imbauan Ketat: Jaga Kebersihan dan Patuhi Aturan Konservasi

Meski dibuka selama libur Lebaran, Balai TNK menekankan disiplin pengunjung. “Para pengunjung kami minta untuk terus menjaga kebersihan hutan dan mematuhi seluruh aturan konservasi selama menikmati waktu liburan Lebaran bersama keluarga,” imbau Budi Isnaini dengan tegas.

Pengelola mengharapkan tidak ada sampah yang tertinggal, tidak ada vegetasi yang dirusak, dan tidak ada satwa yang diganggu. Setiap pengunjung diimbau membawa kantong sampah pribadi dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

Pembukaan kawasan ini juga diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal di sekitar TNK. Pedagang souvenir, guide lokal, dan penyedia jasa transportasi wisata akan mendapat dampak positif dari lonjakan pengunjung.

Taman Nasional Kutai yang luasnya mencapai puluhan ribu hektare memiliki peran strategis sebagai paru-paru hijau Kalimantan Timur. Di tengah pesatnya pembangunan IKN, TNK menjadi contoh bagaimana konservasi dan pariwisata dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan.

Dengan dibukanya Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park selama libur Lebaran, masyarakat diajak tidak hanya berlibur, tetapi juga belajar langsung tentang pentingnya menjaga alam. Edukasi lingkungan menjadi nilai tambah yang membedakan TNK dari destinasi wisata massal lainnya.

Bagi calon pengunjung, disarankan mempersiapkan kondisi fisik yang prima, terutama jika memilih trekking di Sangkima. Bawa perlengkapan seperti sepatu trekking, air minum, topi, dan obat-obatan pribadi. Selalu patuhi jam operasional yang ditetapkan pengelola dan hindari berkunjung sendirian di jalur trekking.

Pembukaan TNK selama libur Lebaran 2026 menjadi sinyal positif bahwa pemerintah daerah dan Balai TNK serius mengembangkan ekowisata berbasis konservasi. Diharapkan kunjungan tahun ini tidak hanya meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga kesadaran kolektif untuk melestarikan hutan Kalimantan.

Bagi masyarakat Kalimantan Timur dan wisatawan dari luar daerah, momen Lebaran ini adalah kesempatan emas untuk “pulang” ke alam sambil turut menjaga warisan nasional. Mari nikmati keindahan Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park dengan penuh tanggung jawab.

Liburan Idul Fitri kali ini diharapkan membawa tidak hanya kebahagiaan, tetapi juga komitmen baru untuk melestarikan lingkungan demi generasi mendatang. TNK tetap terbuka, tapi kelestariannya bergantung pada kesadaran kita semua.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  •    Kawasan Konservasi TNK Kaltim Dibuka Selama Libur Lebaran 2026: Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park Siap Sambut Ribuan Wisatawan dengan Petualangan Alam dan Edukasi Pelestarian
  •    Kawasan Konservasi TNK Kaltim Dibuka Selama Libur Lebaran 2026: Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park Siap Sambut Ribuan Wisatawan dengan Petualangan Alam dan Edukasi Pelestarian
  •    Kawasan Konservasi TNK Kaltim Dibuka Selama Libur Lebaran 2026: Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park Siap Sambut Ribuan Wisatawan dengan Petualangan Alam dan Edukasi Pelestarian
  •    Kawasan Konservasi TNK Kaltim Dibuka Selama Libur Lebaran 2026: Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park Siap Sambut Ribuan Wisatawan dengan Petualangan Alam dan Edukasi Pelestarian
  •    Kawasan Konservasi TNK Kaltim Dibuka Selama Libur Lebaran 2026: Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park Siap Sambut Ribuan Wisatawan dengan Petualangan Alam dan Edukasi Pelestarian
  •    Kawasan Konservasi TNK Kaltim Dibuka Selama Libur Lebaran 2026: Sangkima Jungle Park dan Bontang Mangrove Park Siap Sambut Ribuan Wisatawan dengan Petualangan Alam dan Edukasi Pelestarian
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad