Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Otorita IKN Mulai Bersihkan Lahan 3,24 Hektare untuk Pembangunan Polresta IKN di Kawasan Inti

 

Ilustrasi AI

IKN – Langkah konkret pembangunan fasilitas pendukung keamanan di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan. Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah memulai proses pembersihan lahan seluas 3,24 hektare di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Lahan tersebut akan digunakan untuk membangun Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) IKN sebagai bagian penting dari infrastruktur pelayanan publik di ibu kota baru.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa kehadiran Polresta IKN ini dirancang untuk mendukung pelayanan publik, khususnya layanan keamanan bagi masyarakat yang akan tinggal dan bekerja di kawasan Nusantara. “Kehadiran Polresta IKN yang kini sedang disiapkan, dimaksudkan untuk mendukung pelayanan publik, termasuk layanan keamanan bagi masyarakat di kawasan Nusantara,” ujar Basuki Hadimuljono.

Proses land clearing atau pembersihan lahan saat ini sudah memasuki tahap awal. Basuki beserta timnya melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Minggu (12 April 2026) untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Target penyelesaian tahap pertama pembangunan Polresta IKN ditetapkan pada akhir tahun 2027.

Dengan luas lahan sekitar 3,24 hektare, kawasan ini tidak hanya akan menjadi markas operasional kepolisian, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung yang lengkap. Rencana pembangunan mencakup gedung utama setinggi enam lantai utama ditambah satu deck floor dan tiga lantai basement. Gedung tersebut akan menyediakan ruang operasional seperti kantor, ruang rapat, serta berbagai fasilitas kepolisian lainnya.

Selain itu, kompleks Polresta IKN akan dilengkapi masjid, jalur pejalan kaki, amphitheater yang juga berfungsi sebagai tribun olahraga, lapangan upacara, kolam retensi, serta sarana olahraga. Desain ini mencerminkan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan fungsi keamanan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar.


Penekanan pada Koordinasi Terpusat

Basuki Hadimuljono menegaskan pentingnya koordinasi yang ketat dalam setiap tahap pembangunan di IKN. Ia menyampaikan bahwa semua instruksi terkait pembangunan Polresta IKN harus berada di bawah satu perintah dan satu komando dari Otorita IKN. “Saya sampaikan bahwa semua instruksi pembangunan Polresta IKN harus satu perintah, satu komando, yaitu dari Otorita IKN. Apapun perencanaannya harus dicek dulu, ditelusuri, kalau perlu dihitung ulang agar tidak ada kesalahan,” tegasnya.

Pendekatan ini bertujuan memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan berjalan secara komprehensif, terukur, terarah, serta selaras dengan rencana induk pembangunan IKN secara keseluruhan. Melalui perencanaan yang matang, OIKN ingin menghindari kesalahan dan memastikan integrasi antarfasilitas di kawasan inti pemerintahan.

Lokasi Polresta IKN yang berada di KIPP Nusantara menjadikannya strategis karena dekat dengan pusat aktivitas pemerintahan. Keberadaan fasilitas kepolisian ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi aparatur sipil negara, masyarakat, serta investor yang akan beraktivitas di ibu kota baru.


Bagian dari Pembangunan Infrastruktur Pendukung IKN

Pembangunan Polresta IKN merupakan salah satu elemen penting dalam upaya melengkapi fasilitas publik di IKN. Sebagai ibu kota negara yang dibangun dari nol, IKN tidak hanya membutuhkan gedung pemerintahan, tetapi juga sarana pendukung seperti keamanan, kesehatan, pendidikan, dan layanan dasar lainnya.

Dengan dimulainya land clearing ini, tahapan fisik pembangunan Polresta semakin nyata. Proses selanjutnya akan melibatkan persiapan lahan yang lebih detail, termasuk penataan kawasan dan penyediaan infrastruktur dasar sebelum konstruksi gedung utama dimulai.

Basuki Hadimuljono dan tim OIKN terus memantau perkembangan proyek agar tetap sesuai jadwal. Pendekatan satu komando ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pembangunan fasilitas lainnya di IKN, sehingga seluruh kawasan berkembang secara harmonis dan efisien.

Keberadaan Polresta IKN kelak akan mendukung tugas-tugas kepolisian sehari-hari, mulai dari pengamanan kawasan, penanganan gangguan kamtibmas, hingga pelayanan masyarakat seperti pembuatan surat-surat dan kegiatan preventif lainnya. Fasilitas modern yang direncanakan juga diharapkan mampu meningkatkan kinerja aparat kepolisian di lingkungan ibu kota baru.

Bagi masyarakat Kalimantan Timur dan Indonesia secara luas, pembangunan ini menjadi sinyal positif bahwa IKN terus melangkah maju dalam mewujudkan visi sebagai kota pintar yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Keamanan menjadi salah satu pilar utama agar pemindahan ibu kota dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh elemen bangsa.

Proyek ini akan terus dikawal ketat oleh Otorita IKN agar target penyelesaian tahap pertama pada akhir 2027 dapat tercapai. Dengan lahan yang sudah mulai dibersihkan, harapan agar Polresta IKN segera berdiri dan beroperasi semakin dekat.

Pembangunan Polresta IKN di atas lahan 3,24 hektare ini semakin melengkapi puzzle pembangunan kawasan inti. Ketika nanti ibu kota baru mulai berfungsi penuh, fasilitas keamanan yang modern dan terintegrasi akan menjadi salah satu penopang utama bagi keberhasilan IKN sebagai pusat peradaban baru Indonesia.

 

Also Read
Latest News
  • Otorita IKN Mulai Bersihkan Lahan 3,24 Hektare untuk Pembangunan Polresta IKN di Kawasan Inti
  • Otorita IKN Mulai Bersihkan Lahan 3,24 Hektare untuk Pembangunan Polresta IKN di Kawasan Inti
  • Otorita IKN Mulai Bersihkan Lahan 3,24 Hektare untuk Pembangunan Polresta IKN di Kawasan Inti
  • Otorita IKN Mulai Bersihkan Lahan 3,24 Hektare untuk Pembangunan Polresta IKN di Kawasan Inti
  • Otorita IKN Mulai Bersihkan Lahan 3,24 Hektare untuk Pembangunan Polresta IKN di Kawasan Inti
  • Otorita IKN Mulai Bersihkan Lahan 3,24 Hektare untuk Pembangunan Polresta IKN di Kawasan Inti
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad