Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Program Beasiswa YPA Rp34,2 Miliar Sukses Bantu 721 Mahasiswa Kaltara Tanpa Beban APBD

 

Ilustrasi AI

Kalimantan Utara – Program beasiswa dari Yayasan Patria Artha (YPA) untuk putra-putri Kalimantan Utara terus menunjukkan hasil nyata. Hingga tahun akademik 2025/2026, sebanyak 721 mahasiswa dari wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) di Kaltara telah terbantu sepenuhnya tanpa membebani anggaran daerah.

Total dana yang telah disalurkan mencapai Rp34.247.500.000 atau rata-rata Rp8,56 miliar per tahun. Program ini murni dibiayai oleh Yayasan Patria Artha sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan tinggi di daerah perbatasan.

Wakil Pembantu Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan Universitas Patria Artha, Asnefi Kamza, menjelaskan bahwa program beasiswa ini dirancang khusus untuk mendukung anak-anak Kalimantan Utara yang berasal dari daerah dengan keterbatasan infrastruktur, ekonomi, dan pendidikan.

“Program ini murni dibiayai dari Yayasan Patria Artha. Kami berkomitmen meningkatkan akses pendidikan bagi putra-putri Kaltara, khususnya di wilayah 3T,” ujar Asnefi Kamza.

Program beasiswa YPA sendiri telah berjalan sejak tahun 2011 dengan fokus awal di Sulawesi. Ekspansi ke Kalimantan Utara dimulai pada tahun akademik 2022/2023 melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kaltara. Sejak saat itu, ratusan mahasiswa dari empat kabupaten dan satu kota di Kaltara berhasil melanjutkan kuliah di Universitas Patria Artha Makassar tanpa harus menanggung biaya kuliah.


Fokus pada Wilayah 3T dan Pembekalan Kompetensi

Beasiswa ini tidak hanya memberikan pembebasan biaya pendidikan, tetapi juga pembekalan kompetensi agar lulusan siap bersaing di dunia kerja. Mahasiswa dibina melalui berbagai program pengembangan soft skill dan hard skill selama masa studi.

Pada pertengahan tahun 2027 mendatang, diperkirakan 215 mahasiswa angkatan pertama asal Kaltara akan wisuda. Mereka berasal dari tiga fakultas utama: Ekonomi, Kesehatan, serta Teknik dan Informatika. Total ada delapan program studi yang diambil, terdiri dari satu program Diploma 3 Kebidanan dan tujuh program Strata 1 (S1).

Setiap lulusan juga akan dibekali sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pendamping ijazah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing mereka saat memasuki pasar kerja atau membuka peluang usaha sendiri.

Asnefi menambahkan bahwa tujuan utama program ini adalah mencetak sumber daya manusia berkualitas yang kelak dapat berkontribusi kembali ke daerah asal mereka di Kalimantan Utara.

“Tidak hanya pendidikan formal, kami menekankan penguatan kompetensi agar mahasiswa memiliki daya saing, baik untuk bekerja maupun menciptakan peluang usaha,” jelasnya.


Komitmen Jangka Panjang Tanpa Beban Daerah

Salah satu keunggulan program beasiswa YPA adalah sepenuhnya ditanggung oleh yayasan, sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini menjadi angin segar bagi pemerintah daerah yang tengah fokus pada pembangunan infrastruktur dan layanan dasar lainnya.

Kerja sama antara Universitas Patria Artha dan Pemprov Kaltara telah berjalan harmonis sejak 2022. Hingga kini, ratusan mahasiswa telah berhasil dikirimkan dan sedang menempuh pendidikan di Makassar dengan biaya yang ditanggung penuh oleh yayasan.

Program ini juga sejalan dengan upaya nasional pemerataan pendidikan di wilayah tertinggal dan perbatasan. Kalimantan Utara sebagai provinsi termuda di Pulau Kalimantan memiliki tantangan geografis yang cukup besar, di mana banyak anak muda kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi karena keterbatasan biaya dan akses.

Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Kaltara yang dapat mengenyam pendidikan tinggi berkualitas dan kembali membangun daerahnya kelak.


Dampak Positif bagi Pembangunan SDM Kaltara

Keberhasilan program beasiswa YPA ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara institusi pendidikan swasta dengan pemerintah daerah dapat memberikan dampak signifikan tanpa membebani keuangan publik.

Pada tahun-tahun mendatang, Universitas Patria Artha berencana terus memperluas jangkauan program ini. Target utamanya tetap anak-anak dari wilayah 3T yang memiliki semangat tinggi namun terkendala secara ekonomi.

Bagi mahasiswa penerima beasiswa, program ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga membuka pintu kesempatan yang lebih luas. Mereka dapat fokus pada studi tanpa khawatir biaya kuliah, kos, atau kebutuhan akademik lainnya.

Dengan total dana Rp34,2 miliar yang telah tersalurkan dan 721 mahasiswa yang terbantu, program ini membuktikan komitmen nyata dalam membangun sumber daya manusia unggul di Kalimantan Utara.

Pemerintah Provinsi Kaltara dan Universitas Patria Artha diharapkan dapat mempertahankan semangat kolaborasi ini. Sebab, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah di masa depan.

Saat ini, ratusan mahasiswa Kaltara sedang menempuh pendidikan mereka di Makassar dengan harapan besar. Mereka bukan hanya mewakili mimpi keluarga, tetapi juga masa depan Kalimantan Utara yang lebih maju dan berdaya saing.

 

Also Read
Latest News
  • Program Beasiswa YPA Rp34,2 Miliar Sukses Bantu 721 Mahasiswa Kaltara Tanpa Beban APBD
  • Program Beasiswa YPA Rp34,2 Miliar Sukses Bantu 721 Mahasiswa Kaltara Tanpa Beban APBD
  • Program Beasiswa YPA Rp34,2 Miliar Sukses Bantu 721 Mahasiswa Kaltara Tanpa Beban APBD
  • Program Beasiswa YPA Rp34,2 Miliar Sukses Bantu 721 Mahasiswa Kaltara Tanpa Beban APBD
  • Program Beasiswa YPA Rp34,2 Miliar Sukses Bantu 721 Mahasiswa Kaltara Tanpa Beban APBD
  • Program Beasiswa YPA Rp34,2 Miliar Sukses Bantu 721 Mahasiswa Kaltara Tanpa Beban APBD
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad