Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Otorita IKN Perkuat Hubungan dengan Warga melalui Safari Ramadhan: Percepat Pembangunan Inklusif Menuju IKN 2028

 

Ilustrasi AI

IKN – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun hubungan erat dengan masyarakat di wilayah delineasi. Melalui program Safari Ramadhan yang berlangsung dari 3 hingga 16 Maret 2026, OIKN tidak hanya mempererat silaturahmi selama bulan suci, tapi juga menyerap aspirasi warga secara langsung guna mempercepat pembangunan IKN yang inklusif dan partisipatif.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, menjelaskan bahwa inisiatif ini menjadi komitmen utama untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat lokal. "Safari Ramadhan dilaksanakan di empat kecamatan sebagai upaya memperkuat komunikasi sosial, membangun kebersamaan, serta menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat selama Ramadhan," ujar Alimuddin di Nusantara pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Program ini mencakup wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, yang sebagian besar masuk dalam delineasi IKN. Kegiatan dirangkai dengan berbagai acara yang menyentuh aspek spiritual dan sosial, seperti diskusi bersama warga, tausiah agama, buka puasa bersama, serta shalat Maghrib berjamaah. Momen-momen ini dimanfaatkan untuk membuka ruang dialog terbuka mengenai perkembangan pembangunan IKN dan harapan masyarakat setelah wilayah mereka bergabung dalam kawasan ibu kota baru.

Langkah ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 yang menekankan percepatan pembangunan IKN. OIKN ingin memastikan bahwa proses pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik seperti gedung pemerintahan, jalan tol, dan kawasan hijau, tetapi juga pada kesejahteraan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan pendekatan partisipatif, OIKN berupaya mengurangi potensi kesenjangan dan misinformasi yang sering muncul di tengah perubahan besar seperti ini.


Aspirasi Warga: Layanan Dasar dan Konektivitas Jadi Sorotan Utama

Selama Safari Ramadhan, warga diberi kesempatan menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada perwakilan OIKN. Beberapa harapan utama yang muncul mencakup peningkatan kesejahteraan dan kemajuan wilayah pasca-delineasi. Secara spesifik, masyarakat menyoroti kebutuhan mendesak akan layanan dasar yang lebih baik.

Akses air bersih menjadi salah satu isu krusial yang sering disuarakan, terutama di daerah yang sebelumnya bergantung pada sumber air tradisional. Selain itu, warga juga meminta peningkatan fasilitas kesehatan, pendidikan berkualitas, serta akses jalan dan konektivitas transportasi yang lebih baik untuk mempermudah mobilitas sehari-hari maupun menuju pusat IKN.

Masukan-masukan ini tidak hanya dicatat, tapi juga menjadi bahan evaluasi bagi OIKN dalam merumuskan rencana pembangunan ke depan. Pendekatan ini menciptakan transparansi dan rasa memiliki masyarakat terhadap proyek nasional ini. Warga merasa diperhatikan dan dilibatkan, sehingga potensi resistensi atau ketidakpuasan bisa diminimalisir sejak dini.

Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. "Terima kasih kepada jajaran Otorita IKN yang telah mengadakan Safari Ramadhan di Muara Jawa. Kegiatan ini membuat masyarakat merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam proses pembangunan yang berjalan hingga rencana ke depan," ucapnya. Pernyataan ini mencerminkan respons positif dari tingkat pemerintahan lokal terhadap inisiatif OIKN.


Komitmen OIKN: IKN Maju, Berkeadilan, dan Berbasis Kebersamaan

Alimuddin menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan platform strategis untuk memperkuat komunikasi sosial. "Program ini dirancang untuk menyerap aspirasi warga secara langsung, memastikan Pembangunan IKN berlangsung secara inklusif, partisipatif, dan berlandaskan nilai kebersamaan," katanya.

Visi OIKN adalah menciptakan ibu kota negara yang tidak hanya modern dengan konsep kota hutan pintar, tapi juga berkeadilan bagi seluruh elemen masyarakat. Dengan terus membangun kedekatan dan menyerap aspirasi, OIKN menunjukkan bahwa pembangunan IKN harus memberikan manfaat maksimal bagi warga lokal, sekaligus mendukung daya saing nasional di masa depan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya lebih luas OIKN dalam menjaga harmoni sosial di tengah percepatan pembangunan. Di wilayah delineasi yang mencakup sebagian besar Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, kehadiran OIKN melalui kegiatan seperti ini membantu membangun kepercayaan dan rasa aman bagi masyarakat yang wilayahnya mengalami transformasi signifikan.

Dengan Safari Ramadhan 2026 ini, Otorita IKN membuktikan bahwa pendekatan humanis dan dialogis menjadi kunci utama dalam mewujudkan IKN sebagai ibu kota yang inklusif. Langkah ini diharapkan terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadhan, tapi sepanjang tahun, demi memastikan pembangunan berjalan lancar, berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

 

Also Read
Latest News
  • Otorita IKN Perkuat Hubungan dengan Warga melalui Safari Ramadhan: Percepat Pembangunan Inklusif Menuju IKN 2028
  • Otorita IKN Perkuat Hubungan dengan Warga melalui Safari Ramadhan: Percepat Pembangunan Inklusif Menuju IKN 2028
  • Otorita IKN Perkuat Hubungan dengan Warga melalui Safari Ramadhan: Percepat Pembangunan Inklusif Menuju IKN 2028
  • Otorita IKN Perkuat Hubungan dengan Warga melalui Safari Ramadhan: Percepat Pembangunan Inklusif Menuju IKN 2028
  • Otorita IKN Perkuat Hubungan dengan Warga melalui Safari Ramadhan: Percepat Pembangunan Inklusif Menuju IKN 2028
  • Otorita IKN Perkuat Hubungan dengan Warga melalui Safari Ramadhan: Percepat Pembangunan Inklusif Menuju IKN 2028
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad