Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Disperindagkop Kaltim Dorong UMKM Lokal Go Global Melalui Serangkaian Business Matching Internasional

 

Ilustrasi AI

Samarinda - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Timur (Disperindagkop Kaltim) terus mengambil peran aktif dalam memperluas akses pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerah ke kancah internasional. Melalui kolaborasi dengan Export Center Balikpapan, dinas ini memfasilitasi pertemuan bisnis langsung antara pelaku UMKM Benua Etam dengan pembeli potensial dari lima negara berbeda sepanjang Juni 2026. Inisiatif ini memberikan kesempatan emas bagi produk lokal unggulan untuk bersaing di pasar global yang semakin kompetitif.

Kepala Disperindagkop Kaltim, Heni Purwaningsih, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk membuka pintu ekspor secara konkret. “Kami memberikan kesempatan emas bagi para pengusaha daerah untuk mempresentasikan produk unggulan mereka secara langsung di hadapan pembeli berskala internasional,” ujarnya di Samarinda pada Rabu, 10 Juni 2026. Rangkaian kegiatan ini dimulai dengan pertemuan bisnis ke Uni Emirat Arab pada 11 Juni 2026, diikuti Turki pada 15 Juni, Chile pada 17 Juni, Hong Kong pada 22 Juni, dan ditutup dengan Taiwan pada 25 Juni 2026.

Kelima negara tersebut dipilih secara strategis untuk mendiversifikasi pasar ekspor UMKM Kaltim. Uni Emirat Arab dan Turki mewakili pasar Timur Tengah yang haus akan produk halal dan berkualitas premium, sementara Chile membuka akses ke Amerika Selatan yang potensial untuk komoditas pertanian dan kerajinan. Hong Kong dan Taiwan, sebagai hub perdagangan Asia Timur, menjadi gerbang penting bagi produk manufaktur serta makanan dan minuman olahan yang siap ekspor.

Program ini mewajibkan peserta memenuhi persyaratan administrasi yang jelas, termasuk pengisian formulir pendataan secara daring, pendaftaran akun di platform INAEXPORT, serta bergabung dengan grup komunikasi resmi Export Center Balikpapan. Pelaku usaha yang pernah mendaftar di program serupa sebelumnya tidak perlu mengulang proses pendaftaran. Jadwal pertemuan bersifat tentatif dan dapat disesuaikan mengikuti dinamika pasar global, memastikan fleksibilitas bagi semua pihak terlibat.

Upaya Disperindagkop Kaltim ini sejalan dengan tren positif ekspor provinsi tersebut. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, nilai ekspor pada Februari 2026 mencapai US$1,67 miliar, naik sekitar 5,53 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Meski sebagian besar masih didominasi komoditas tambang, kontribusi UMKM non-migas mulai menunjukkan peningkatan signifikan berkat program fasilitasi pemerintah daerah. Produk unggulan yang sering dibawa ke pasar internasional meliputi makanan dan minuman olahan, kerajinan tangan berbasis budaya Dayak dan Kutai, produk pertanian organik, serta barang-barang fashion ramah lingkungan.

Pemerintah Provinsi Kaltim melalui berbagai program pendukung seperti Digital Kaltimpreneurs 2026 yang digagas Bank Indonesia turut memperkuat kapasitas UMKM. Program tersebut memberikan kurasi, edukasi, pendampingan, serta monitoring bagi puluhan pelaku usaha terpilih dari berbagai kabupaten/kota. Transformasi digital ini sangat penting agar UMKM dapat memenuhi standar internasional, termasuk sertifikasi halal, HACCP untuk produk pangan, serta kemasan yang sesuai preferensi pasar global.

Keberhasilan serupa telah diraih sebelumnya. Beberapa UMKM Kaltim telah berhasil menembus pasar Malaysia, Korea Selatan, Australia, dan Afrika melalui business matching sebelumnya. Contoh nyata adalah produk kerajinan sabut kelapa dari Penajam Paser Utara yang mendapat respons positif di pasar luar negeri. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pendapatan pelaku usaha tetapi juga membuka lapangan kerja baru di rantai pasok lokal, mulai dari bahan baku hingga logistik.

Dalam konteks pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di Kalimantan Timur, penguatan UMKM menjadi bagian integral dari strategi pemerataan ekonomi. Otorita IKN dan pemerintah provinsi saling mendukung agar masyarakat sekitar kawasan penyangga dapat ikut serta menikmati multiplier effect dari proyek strategis nasional tersebut. Rehabilitasi lahan bekas tambang yang sedang gencar dilakukan juga membuka peluang baru bagi UMKM di sektor agroforestry dan produk berbasis hutan lestari.

Heni Purwaningsih menekankan bahwa program promosi lintas negara ini menjadi solusi agar karya asli daerah tidak hanya sukses di pasar lokal tetapi juga memiliki rekam jejak penjualan antarbenua. “Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan daya saing UMKM Kaltim di tengah persaingan global yang semakin ketat,” tambahnya. Dinas terus mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan platform digital dan mengikuti bimbingan teknis potensial ekspor yang rutin diselenggarakan.

Tantangan yang dihadapi UMKM Kaltim antara lain adalah pemenuhan standar kualitas internasional, akses permodalan, serta logistik yang masih perlu dioptimalkan. Pemerintah daerah melalui Disperindagkop aktif mengatasi hal tersebut dengan menyediakan pelatihan, pendampingan sertifikasi, dan fasilitasi partisipasi dalam pameran internasional. Kolaborasi dengan kementerian terkait dan lembaga keuangan juga diperkuat untuk memberikan skema pembiayaan yang lebih mudah diakses.

Dengan semangat ini, Kalimantan Timur berupaya menjadi salah satu provinsi andalan dalam kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional. Target jangka panjang pemerintah provinsi adalah meningkatkan proporsi ekspor non-migas, khususnya dari sektor UMKM, sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. Keberhasilan program business matching Juni 2026 diharapkan menjadi momentum penting yang memicu peningkatan volume ekspor dan jumlah pelaku UMKM yang go global.

Secara keseluruhan, fasilitasi Disperindagkop Kaltim ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan. Melalui pendekatan yang sistematis dan kolaboratif, produk UMKM lokal Kaltim semakin dikenal dan diminati di pasar internasional. Langkah ini tidak hanya mendongkrak pendapatan daerah tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tengah transformasi besar yang sedang berlangsung di Bumi Etam.

 

Also Read
Tag:
Latest News
  • Disperindagkop Kaltim Dorong UMKM Lokal Go Global Melalui Serangkaian Business Matching Internasional
  • Disperindagkop Kaltim Dorong UMKM Lokal Go Global Melalui Serangkaian Business Matching Internasional
  • Disperindagkop Kaltim Dorong UMKM Lokal Go Global Melalui Serangkaian Business Matching Internasional
  • Disperindagkop Kaltim Dorong UMKM Lokal Go Global Melalui Serangkaian Business Matching Internasional
  • Disperindagkop Kaltim Dorong UMKM Lokal Go Global Melalui Serangkaian Business Matching Internasional
  • Disperindagkop Kaltim Dorong UMKM Lokal Go Global Melalui Serangkaian Business Matching Internasional
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad