Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Otorita IKN Terus Hijaukan Kawasan Ibukota Negara Baru, Libatkan Masyarakat Tanam Pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis

 

Ilustrasi AI

IKN – Otorita Ibu Kota Nusantara (Otorita IKN) terus menggencarkan program penghijauan di kawasan ibu kota negara baru. Salah satu upaya nyata adalah melibatkan langsung masyarakat dan pengunjung untuk ikut menanam pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis, sebagai bagian dari mewujudkan visi IKN sebagai Kota Hutan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, menegaskan bahwa kunjungan masyarakat ke IKN tidak hanya untuk melihat progres pembangunan, tetapi juga untuk berpartisipasi aktif dalam penghijauan.

“Pengunjung tidak hanya datang melihat perkembangan, tetapi juga ikut menanam pohon dan beraktivitas bersama keluarga,” ujar Pungky Widiaryanto di Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (7 April 2026).

Selama libur nasional 3–5 April 2026, Otorita IKN menggelar kegiatan “berlibur sekaligus menanam pohon”. Hasilnya cukup menggembirakan: tercatat 59.676 orang berkunjung dengan total 14.382 kendaraan yang masuk ke kawasan IKN.

Otorita menyediakan 500 lubang tanam bagi pengunjung. Bibit yang ditanam merupakan pohon khas hutan tropis Kalimantan, antara lain balangeran, meranti, bodhi, kapuk randu, dan kemiri. Komposisi tanaman dirancang dengan cermat: 70 persen spesies asli Kalimantan dan 30 persen tanaman serbaguna (Multi Purpose Tree Species/MPTS) yang memiliki manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi rehabilitasi vegetasi dan pengembalian karakter hutan hujan tropis di kawasan IKN yang berada di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Menurut Pungky, menanam pohon bersama pengunjung merupakan salah satu cara membangun budaya baru di ibu kota negara. Anak-anak dan keluarga diajak merasakan langsung kontribusi mereka dalam menjaga lingkungan sambil menikmati suasana alam yang asri.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menambahkan bahwa momentum liburan ini membawa semangat kebaruan dan harapan.

“IKN sebagai kota masa depan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan bukan hanya pusat pemerintahan, tetapi juga ruang publik yang menggabungkan aspek ekologis, edukatif, dan rekreasi bagi masyarakat,” jelas Troy Pantouw.


Visi Kota Hutan yang Berkelanjutan

Penghijauan masif menjadi salah satu pilar utama pembangunan IKN. Otorita IKN tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga sangat serius menjaga keseimbangan ekosistem. Konsep Kota Hutan (Forest City) yang diusung bertujuan mengembalikan dan memperkaya tutupan hutan tropis di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) serta wilayah penyangga.

Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, Otorita berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa IKN milik bersama. Kegiatan penanaman pohon ini juga menjadi edukasi lingkungan yang efektif, terutama bagi generasi muda, agar mereka merasa memiliki dan bertanggung jawab menjaga ibu kota baru.

Selain kegiatan partisipatif, Otorita IKN juga melakukan berbagai program penghijauan lainnya, seperti rehabilitasi lahan kritis, penanaman di koridor hijau, pembuatan taman kota, serta konservasi biodiversitas. Semua upaya ini sejalan dengan target IKN sebagai kota net zero emission dan ramah lingkungan.

Keberhasilan program ini juga terlihat dari antusiasme masyarakat. Banyak pengunjung yang datang bersama keluarga merasa senang bisa berkontribusi langsung. Kegiatan semacam ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi agenda rutin di kawasan IKN, sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam menjaga kelestarian lingkungan ibu kota negara.


Dampak Positif bagi Lingkungan dan Pariwisata

Program penghijauan yang melibatkan publik ini memberikan dampak ganda. Selain memperbaiki ekosistem dan meningkatkan tutupan vegetasi, kegiatan ini juga mendongkrak sektor pariwisata edukasi di IKN. Pengunjung tidak hanya melihat gedung-gedung megah, tetapi juga merasakan suasana alam yang hijau dan sejuk.

Troy Pantouw menekankan bahwa IKN dirancang sebagai kota yang menyeimbangkan antara pembangunan dan kelestarian alam. Dengan terus menghijaukan kawasan, diharapkan IKN dapat menjadi contoh kota modern di dunia yang tetap ramah lingkungan.

Otorita IKN membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut serta dalam program penghijauan. Bagi yang ingin berkontribusi, dapat mengikuti kegiatan serupa yang akan terus digelar di masa mendatang.

Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat, visi IKN sebagai kota hutan tropis yang lestari semakin mendekati kenyataan. Penghijauan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh anak bangsa.

Ke depan, Otorita IKN akan terus memperluas program serupa, termasuk penanaman pohon dalam skala lebih besar dan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari swasta, komunitas, hingga sekolah-sekolah. Semua dilakukan untuk mewujudkan ibu kota negara yang tidak hanya modern, tetapi juga hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 

Also Read
Latest News
  • Otorita IKN Terus Hijaukan Kawasan Ibukota Negara Baru, Libatkan Masyarakat Tanam Pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis
  • Otorita IKN Terus Hijaukan Kawasan Ibukota Negara Baru, Libatkan Masyarakat Tanam Pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis
  • Otorita IKN Terus Hijaukan Kawasan Ibukota Negara Baru, Libatkan Masyarakat Tanam Pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis
  • Otorita IKN Terus Hijaukan Kawasan Ibukota Negara Baru, Libatkan Masyarakat Tanam Pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis
  • Otorita IKN Terus Hijaukan Kawasan Ibukota Negara Baru, Libatkan Masyarakat Tanam Pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis
  • Otorita IKN Terus Hijaukan Kawasan Ibukota Negara Baru, Libatkan Masyarakat Tanam Pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis
Post a Comment
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad